SHARE NOW

PAM PTPN III KRPPT, Berhasil Gagalkan Penggelapan Produksi dari Truk Vendor

RANTAUPERAPAT | TVNYABURUH.COM – Pengamanan (PAM) PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) Kebun Rantauprapat (KRPPT) yang terdiri dari Satuan Pengamanan (SatPam) dan Bawah Kendali Operasi (BKO) TNI-POLRI, Selasa pagi (24/01) sekira pukul 08.25 Wib, berhasil menggagalkan penggelapan produksi yang diduga dilakukan supir truk pengangkut produksi milik rekananan / vendor.

 

Hal ini dijelaskan Pelda TNI (Purn) Irwan Ananta kepada Media ini saat dikonfirmasi di kantornya Selasa (24/01)” Informasi adanya peristiwa tindak pidana kejahatan dugaan penggelapan produksi kelapa sawit yang diduga dilakukan oleh supir truk milik rekanan /Vendor dari PT Ryadh Putra Andalan, sudah lama kami ketahui, tetapi waktu penyergapan yang selalu tidak tepat sehingga selalu gagal saat hendak ditangkap, baru tadi pagi kami berhasil menggagalkannya” Kata Irwan Ananta.

 

Lanjutnya, “Pagi tadi kami mendapat informasi bahwa mobil truk Mitsubishi Colt Diesel No.Pol BK 9782.VP milik vendor PT Ryadh Putra Andalan yang dikemudikan supir berinisial Herman Alias Ade berada di lingkungan Paindoan Kota Rantauprapat dekat tangkahan pasir sedang menurunkan buah kelapa sawit dari atas truk.

 

Informasi ini kami tindak lanjuti dengan menerjunkan team PAM, dan benar di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kami menemukan fakta sesuai dengan informasi yang kami terima, kemudian kami lakukan penangkapan.

 

Barang bukti beserta terduga pelaku penggelapan, supir truk milik Vendor PT Riyadh Putra Andalan berinisial Herman Alias Ade 42 Thn sudah kami serahkan ke Polres Labuhanbatu guna mengikuti proses hukum” Jelas Irwan Ananta.

 

Masih menurut Irwan Ananta, “Pengamanan produksi kelapa sawit ini tidak hanya terbatas dilapangan saja, tetapi hingga jadi produksi juga harus dijaga, tingkat kerawan dari pencurian sangat tinggi, “Saat dilapangan rawan dari Ninja (Ninting Janjangan), dalam pengangkutan dari kebun ke pabrik rawan pemangkasan, setelah jadi Crude Palm Oil (CPO) rawan penggelapan dengan istilah kencing, untuk mencegah semua ini terjadi, pihak keamanaan wajib memiliki kepekaan yang tinggi, agar sedini mungkin bisa mendeteksi hal-hal yang mengganggu keamanan produksi” Imbuh Kapam ini menutup komunikasi.

 

Laporan Anto Bangun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER