Kanal Berita Alternatif Kaum Buruh Dan Rakyat Marginal
indexIndeks
Berita  

Toko Ponsel Dibobol Maling Oleh Karyawannya Sendiri, Tak Disangka! Pemilik Toko Malah Di Jadikan Tersangka Oleh Oknun Polisi 

banner 468x60
Share

Deli Serdang (Rabu, 4/2/2026) | Toko Ponsel di desa Lama Simpang Namorih Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, dibobol maling oleh 2 orang pemuda karyawannya sendiri. Toko usaha keluarga yang dikelola oleh Persadaan Putra dan saudara kandungnya Leo Sembiring malah berurusan panjang dengan polisi.

Persadaan Putra kini malah jadi tersangka atas fitnahan atau tuduhan penganiayaan yang diduga direkayasa oknum polisi sektor pancur batu berpangkat Brigadir sebut saja bernama SINZAS.

Bermula 2 orang karyawan yang bekerja di toko ponsel yang dipercayakan oleh Persadaan Putra dan Leo Sembiring sebut saja namanya GLEDI (Lk) dan CRISTA (Lk) telah diberi fasilitas makan, minum bahkan tempat tinggal di ruko tokonya tersebut.

Tak disangka, 2 orang karyawan yang dipercayakan oleh pemilik toko ponsel tersebut melakukan aksi pencurian pada 22 September 2025, sekira pukul 02:26 Wib pagi malam. Dan Terlihat aktivitas ke 2 pelaku terekam video kamera CCTV.

Dan ke esokan harinya ditemui paginya sekira pukul 11:00 Wib, puluhan handphone yang baru dan second, kartu paket data, asescories, alat service’san handphone, dan lain sebagainya dibawa kabur karyawannya. Kerugian toko ponsel ditaksir mencapai 56juta rupiah.

Terbongkarnya kasus pencurian yang dilakukan Gledi dan Crista yang pada biasanya toko buka sekira pagi pukul 9:00 Wib, namun, hingga pukul 11:00 Wib, toko tersebut belum juga dibuka. Kecurigaan penuh, setelah pemilik toko melihat keadaan situasi didalam toko, ia dapati brangkas untuk penyimpanan handphone ternyata kosong dan berbagai kartu paket data yang di pajang di steling serta acesories ludes digasak maling yang dilakukan karyawannya.

Setelah dicek pengintai kamera CCTV aktivitas pelaku pun terlihat mondar mandir hingga kamera CCTV tersebut tak terlihat lagi setelah pelaku mematikan listrik di ruko ponsel tersebut.

Selain itu, sebut saja MUTIAS (pr) sebagai kasir memberitahukan hal ini kepada pemilik toko, bahwa 2 orang karyawan nya yang melakukan semua ini.

Untuk memancing pelaku, Mutias diminta oknum polisi untuk bersandiwara menghubungi ke 2 pelaku dan bertemu disebuah hotel.

Setelah ke 2 pelaku Gledi dan Crista berada di hotel, Mutias menghubungi Sinzas polisi sektor pancurbatu ditemani rekannya berpakaian preman yang menunggu disebuah cafe bersama Persadaan Putra beserta keluarga untuk menangkap pelaku bersama-sama.

Namun, bukannya Sinzas oknum polisi tersebut menangkap pelaku, malah menyuruh Persadaan Putra untuk menangkap pelaku sendirian, atas perintah Brigadir Sinzas oknum polisi tersebut, Persadaan Putra bersama Leo Sembiring mengenakan baju orange bersama keluarganya menuju kamar hotel nomor 22 untuk menangkap pelaku.

Pelaku Gledi ketika dibawa ke mobil, tiba-tiba mengeluarkan pisau dari pinggangnya untuk menghantam Leo Sembiring, lalu leo sembiring dengan spontan menepis tangannya Gledi dan langsung membawanya ke mobil untuk diserahkan ke oknum Brigadir Sinzas yang lagi menunggu di pos satpam hotel.

Dan posisi Persadaan Putra yang mengenakan pakaian ojol terlihat dari rekaman video tidak ada melakukan pemukulan tersebut yang dituduhkan.

Atas teriakan Mutias menunjuk pelaku Crista bersembunyi di kamar hotel nomor 24, lalu Persada Putra mengejar ke kamar hotel nomor 24 bersama keluarga, ketika pintu dibuka oleh Crista, ternyata ia Crista didalam berduaan bersama wanita dibawah umur, dan juga dibawa ke mobil.

Dan barang-barang bukti tersebut atas pengembangan disembunyikan di daerah pancing kos-kosan teman pelaku sekaligus penadah, lalu keluarga korban pencurian bersama 2 pelaku dan oknum polisi brigadir Sinzas, menemukan barang bukti dirumah penadah tersebut, berupa hanphone, kartu paket data, dan alat service’san lainnya disimpan di dalam lemari oleh diduga sebagai penadah sebut saja SAMMAR tanpa diproses hukum diduga dibebaskan.

Kejadian ini bak seperti film sinetron yang di mainkan, kepada kapolri harus bertindak terhadap oknum polisi pancurbatu yang diduga menyuruh korban sendirian menangkap pelaku tersebut.

 

Reporter: Ahmad Jais

Sumber: Kelurga Persadaan Putra

banner 468x60