Medan (Rabu, 06/05/2026) | Warga kota medan Ridwan Syahputra dan juga sebagai wartawan media Abdi suara news menjenguk warga Desa Buntu Bedimbar setelah viral di media sosial terkait permohonannya meminta bantuan kursi roda.
Ibu Boinah l(71) bersama anaknya Junaidi (40) saat ditemui Ridwan Syahputra dirumah sakit Medistra Lubuk Pakam tampak terbaring lemas.
Dan saat ditemui, Ibu boinah pun menceritakan kepada awak media selama ini beliau ngontrak rumah di gang bilal V dusun III desa Buntu Bedimbar kecamatan tanjung morawa, selama 6 bulan ini dirinya tak mampu membayar sewa rumah di akibatkan tak memiliki uang.
Sebelumnya, ia pernah dirawat dirumah sakit PTPN I Tanjung Morawa selama 5 hari dan tiba-tiba ia dipulangkan dari rumah sakit PTPN 1 tanjung Morawa dan ibu Boinah tak bisa jalan.
Anaknya yang paling bungsu (Junaidi) tidak punya penghasilan tetap buat beli obat untuk ibunda tercintanya yang saat ini dirawat dirumah sakit Medistra Lubuk Pakam kabupaten Deli Serdang lantai II nomor 223.
Namun, kerja keras sang anak diluar kepahitannya mencari uang, tetap berupaya mencari uang dengan cara bernyanyi di hajatan orang setiap sabtu dan minggu, itupun kalau dirinya di panggil organ tunggal.
Selain bernyanyi, ia juga pandai mengusuk, namun pendapatan yang kurang memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, kadang Junaidi berfikiran mencari jalan lain, yakni ingin mengakhiri hidupnya.
Ibu Boinah dan anaknya berharap kepada pemerintah kabupaten Deli Serdang dapatlah memberikan kursi roda yang tidak terpakai dari dirumah sakit umum (second). Dan untuk kontrakan yang nunggak 6 bulan tersebut, kedepanya ia juga akan berupaya melunasinya.
“Setelah pulang dari rumah sakit ini, kami bakal keluar dari rumah kontrakan, nggak tau mau dimana mamak saya dibawa.” Ujar Junaidi menangis
Ridwan Syahputra mengatakan berharap kepada pemerintah kabupaten Deli Serdang khususnya Dinas Sosial untuk dapat membantu ibu boinah dan anaknya.
“Sekedar sembako inilah yang dapat saya berikan kepada ibu Boinah, semoga kedepannya, adalah orang yang tergerak hatinya, berharap juga kepada bapak wali kota medan untuk membantunya, walaupun lain kabupaten setidaknya murah hatinya kita harapkan” Ucapnya
Reporter: Ahmad Jais
Langsung ke konten








