Team Investigasi DPP Topan RI, Meminta APH Periksa Oknum Yang Terlibat Persoalan Sikoncang.
ROKAN HILIR | Terkait dengan maraknya sejumlah persoalan yang berkaitan dengan produk Sikoncang, yang diduga gagal perencanaan sampai saat ini masih mendapat sorotan serius di kalangan public, tak tanggung tanggung, maraknya sejumlah persoalan terkait persoalan sikoncang itu hingga menjadi perbincangan yang hangat di kalangan masyarakat luas, terutama masyarakat rokan hilir.
Bukan tanpa sebab dan alasan yang jelas, jika melihat dari segi pengadaan alat sikoncang Layanan Mandiri kepenghuluan itu, terkesan terlalu di paksakan untuk berdiri di desa desa yang belum bisa di prediksikan akan maksimalnya koneksi jaringan internet sebagai landasan Utama dalam berjalannya produk sikoncang itu.
Menanggapi maraknya sejumlah persoalan yang mencuat ke permukaan publik terkait sikoncang itu, Lukman Nurhakim, sebagai salah satu dari team Investigasi penyelamatan aset negara (Topan RI )menyebutkan ” bahwa banyak sekali kejanggalan kejanggalan di balik persoalan aplikasi sikoncang Ini” sebutnya.

Lanjutnya lagi ” jika melihat dari situasi dan kondisi keadaan perdesaan yang terlibat dalam menjalankan aplikasi sikoncang Ini, tampaknya tak berkenaaan dengan kemampuan akses jaringan internet, adanya dugaan, bahwa kehadiran produk sikoncang merupakan ajang bisnis yang berjalan, yang bertopengkan untuk kemajuan desa ” tuturnya.
Lanjutnya lagi ” untuk itu, sudah sepantasnya aparat penegakan hukum, melakukan pemeriksaan terhadap Oknum Oknum yang terseret dalam di balik hadirnya produk sikoncang yang terlalu di paksakan, tak hanya itu, alat sikoncang Ini sempat juga mangkrak dalam waktu yang cukup lama, Sementara, dana yang di habiskan untuk mengadakan alat sikoncang Ini bernilai vantastis hingga meliyaran rupiah” ucap Lukman Nurhakim melalui wattsappnya.
Sementara Itu, leading sektor dalam berjalannya kegiatan sikoncang Layanan Mandiri kepenghuluan kepala dinas PMD Rohil sampai saat ini sabtu 13 mei 2023 tak membuka diri, terhadap konfirmasi publik setelah sebelumnya sempat melakukan pemblokiran no telpon dan via wattsapp seorang Wartawan, pemblokiran tersebut di lakukan oleh kepala dinas PMD rohil terhadap seorang Wartawan Karena di duga bahwa kepala Dinas PMD Rohil merasa risih akan konfirmasi terhadap dirinya terkait persoalan sikoncang.
Reporter: Handoko
Langsung ke konten








