πelapan πatatan πenting πerkait πenistaan Kitab Suci Orang Islam di πwedia
Penulis: Joko Prasetyo Wartawan Senior (Depok, 22 Syawal 1445 H | 2 Mei 2024 M)
TVNYABURUH.COM | (Sabtu, 4/52024). Setidaknya ada delapan catatan penting terkait dibakarnya Al-Qurβan oleh Pendeta Jade Sanberg (48 tahun) sambil mengayunkan salib dan berteriak, βIslam keluar dari Swedia!β pada Jumat (26/4/2024) di Ibu Kota Stockholm, Negara Swedia.
1. Pππππππππ ππππππ ππ π¨π-πΈππβππ ππππππππ ππππ ππππππ π π π πΊπππ ππ.
Setidaknya Jade Sanberg sudah dua kali membakar Al-Qurβan di muka umum selama 2024. Pada 2023, viral juga berkali-kalinya Al-Qurβan dinistakan di Swedia dengan cara dibakar.
Di antaranya dilakukan Rasmus Paludan. Pendiri sekaligus pemimpin Stram Kurs, partai sayap kanan Denmark, pada 21 Januari 2023 membakar Al-Qurβan di depan masjid Stockholm, Swedia.
Enam hari kemudian, ia melakukan hal yang sama di depan masjid dan Kedubes Turki di Copenhagen, Denmark. Sebelumnya, Rasmus juga melakukan aksi serupa pada Mei dan April 2022, September 2020 dan pada tahun 2019. Semua dilakukan di Swedia.
Hal yang sama dilakukan juga oleh Salwan Momika. Imigran asal Irak yang mendapatkan suaka politik sejak 2018 di Swedia ini, setidaknya sudah tiga kali membakar Al-Qurβan sejak hari pertama perayaan Hari Raya Idul Adha (Juni 2023) di depan Masjid Central Mosque, Stockholm.
Menurutnya, Al-Qurβan merupakan buku yang paling berbahaya sedunia dan dirinya akan berhenti membakar sampai buku ini (Al-Qurβan) dilarang.
2.Β Tππ ππ π ππππππ ππππππ.
Dalam setiap aksi pembakaran Al-Qurβan, aparat keamanan hadir hanya untuk menjaga prosesi pembakaran Al-Qurβan berjalan dengan aman, tanpa berupaya untuk mencegah terjadinya pembakaran Al-Qurβan.
Orang yang hendak menista Al-Qurβan/Islam pun harus terlebih dulu mendapat izin dari kepolisian. Polisi hanya bisa menolak izin jika menyangkut alasan keamanan.
3. Pππππππππ ππππππ ππ π¨π-πΈππβππ/π°ππππ π πππππππ πππππππ ππππππ π πππ πππππππππ πππππππππππ ππππ π πππππ ππππ ππππππππππ πΊπππ ππ.
Meski dalam beberapa kesempatan pemerintah Swedia (pura-pura) mengecam penistaan terhadap Al-Qurβan/Islam, namun pemerintah mengaku pihaknya tidak dapat berbuat apa-apa dengan alasan perbuatan mereka itu bagian dari kebebasan berekspresi sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Swedia.
4. Tππ ππ ππ π πππππππππ πππππ π πππ π ππππ π°ππππ ππππ ππππππππ-πππππ ππππππ ππππππ. Sebagaimana pemerintah Swedia, para penguasa dunia Islam termasuk Indonesia hanya bisa mengecam tanpa ada tindakan tegas bagi para penista Al-Qurβan/Islam ataupun bagi negara pelindung penista Al-Qurβan/Islam tersebut.
Terkait penistaan yang dilakukan Rasmus Paludan pada Januari 2023, misalnya. Pemerintah negara bangsa Turki hanya sesumbar akan memblokir aksesi NATO Swedia jika negara itu masih membiarkan aksi tersebut.
Namun, pada Januari 2024, Turki tetap saja menerima aksesi NATO Swedia, padahal jelas-jelas sepanjang 2023 banyak terjadi penistaan Al-Qurβan/Islam di Swedia dan tidak mendapatkan sanksi apa-apa dari pihak berwenang.
5. Pπππ πππππ π°ππππ πππππππ πππππππ πππππππππ π ππ πππππππππ πππππππππππ.
Dalam ajaran Islam, siapa saja boleh berekspresi di ruang publik selama ekspresinya tersebut tidak melanggar syariat Islam.
Penistaan terhadap Allah, Al-Qurβan dan Rasulullah SAW merupakan bagian dari ekspresi yang melanggar syariat Islam. Hukuman bagi para pelakunya adalah hukuman mati.
6. Pππππππππ ππππππ ππ π¨π-πΈππβππ/π°ππππ πππππππππ πππππππ ππππ ππππππ ππππππ π ππ πππ ππ πππππ π πππππππ ππππππ.
Karena itu setiap penistaan terhadap Al-Qurβan/Islam harus segera ditindak tegas. Bahkan, meskipun penistaan tersebut terjadi di luar wilayah kekuasaan kaum Muslim, kaum Muslim yang diwakili penguasanya, tetap wajib mencegahnya dengan kekuatan.
Maka tidak aneh, begitu membaca koran bahwa di Paris, Prancis akan mengadakan pentas teater yang menista Nabi Muhammad SAW, Khalifah Sultan Abdul Hamid II segera memanggil Dubes Prancis di Istambul.
Kepada perwakilan resmi Negara Prancis tersebut, Sultan mengancam akan menyerang Prancis secara militer bila rencana pentas penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW tetap akan dilaksanakan di Paris, yang notabene bukan wilayah kekuasaan kaum Muslim.
“Akulah Khalifah umat Islam Abdul Hamid Han! Aku akan menghancurkan dunia di sekitarmu jika kamu tidak menghentikan pertunjukan tersebut!” tegas kepala negara Khilafah Utsmani tersebut dengan nada geram sembari melemparkan koran (yang memberitakan rencana pementasan tersebut) kepada Dubes Prancis di Istana Khalifah. Maka, pementasan pun dibatalkan.
7. Sππππ πππππ ππ π ππππ πππππ πππππππππ ππππππ ππ π¨π-πΈππβππ.
(1) Penistaan simbolis. Contoh: membakar mushaf Al-Qurβan sebagaimana yang terulang kali terjadi di Swedia.
(2) Penistaan verbal. Contoh: Pernyataan Salwan Momika yang menyebut Al-Qurβan merupakan buku yang paling berbahaya sedunia dan dirinya akan berhenti membakar sampai buku ini (Al-Qurβan) dilarang.
(3) Penistaan hakiki. Contoh: Disumpah/dilantik pakai Al-Qurβan di atas kepala untuk menerapkan aturan yang bukan dari Al-Qurβan sebagaimana yang dilakukan para penguasa negeri-negeri kaum Muslim yang tersekat-sekat dalam negara bangsa termasuk Indonesia.
Yang paling keji dan paling merusak di antara semua penistaan tersebut tentu saja adalah penistaan secara hakiki. Sayangnya, mayoritas Muslim saat ini tidak menyadari.
8. Sπππππ ππππππ ππππππππππππ/πππππππππππππ πππππππππ ππππππ ππ π¨π-πΈππβππ/π°ππππ.
Agar tidak terjadi lagi penistaan secara hakiki maka kaum Muslim wajib membaiat seorang khalifah (kepala negara khilafah) yang bertugas menerapkan syariat Islam secara kaffah dalam naungan khilafah.
Khilafah adalah kepemimpinan umum kaum Muslim sedunia yang menerapkan syariat Islam secara kaffah di dalam negeri serta menjadikan dakwah dan jihad sebagai asas politik luar negerinya.
Maka, siapa pun yang menista Islam akan ditindak tegas bahkan sampai hukuman mati oleh khilafah bila penistaannya terbukti secara terang benerang ditujukan kepada Allah SWT, Al-Qurβan, dan atau Nabi Muhammad SAW. Bila perlu, memontum ini dijadikan sebagai pemicu jihad terhadap para penguasa negara kafir yang melindungi pelaku penista tersebut.
Itulah delapan catatan penting terkait penistaan terhadap Al-Qurβan khususnya dan penistaan terhadap Islam umumnya. Dari kedelapan poin tersebut tampak jelas penistaan hanya bisa tuntas diberantas atau paling tidak diminimalisasi semaksimal mungkin bila kaum Muslim menegakkan kembali syariat Islam secara kaffah dalam naungan khilafah.
Editor: Jais
Langsung ke konten








