Kanal Berita Alternatif Kaum Buruh Dan Rakyat Marginal
indexIndeks
Berita  

Membangun Ekosistem Guru yang Profesional, Ratusan Guru Madrasah Bersilaturahmi Bersama H.M Husni Anggota DPR-RI di RM Simpang 3 Tanjung Morawa

banner 468x60
Share

DELI SERDANG (Selasa, 14/10/2025) | Ratusan Guru Madrasah kecamatan Tanjung Morawa, kabupaten deli serdang hadir di ruang VIP RM Simpang 3, untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh anggota DPR-RI, H.M. Husni, SE, MM dari Fraksi Partai Gerindra di Komisi VvIII yang membidangi Agama, Sosial dan Bencana, dalam tema Membangun Ekosistem Guru Profesional Untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan. (Pukul, 14:00 Wib)

 

Kegiatan ini dihadiri Rektor UIN Sumatera Utara Medan. Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI, Dr, Fesal Musaad, M.Pd dan diketahui oleh Paian Purba Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang turut mendukung penuh kegiatan tersebut.

 

 

Terkait tema yang disampaikan oleh H.M. Husni, SE, MM. guru, sebagai garda terdepan, perlu menjadi pembelajar sepanjang hayat demi membentuk generasi yang beriman, sehat, mandiri, kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif, dan cinta Tanah Air.

 

Penelitian di banyak negara telah membuktikan kontribusi guru yang jauh lebih besar dibandingkan faktor lain dalam pendidikan, seperti kebijakan, kurikulum, dan bahkan fasilitas.

 

Kurikulum, kebijakan dan fasilitas boleh sangat baik, namun jika guru tidak mampu menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas, dampaknya tentu sulit untuk bisa dilihat.

 

Meskipun fasilitas terbatas, jika guru mampu menghadirkan inovasi dan kreatifitas pembelajaran, siswa akan tetap semangat belajar dan pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap hasil belajar mereka.

 

Guru juga dituntut untuk memberi contoh, menjadi role model bagi siswa. Guru tidak hanya memberikan penjelasan melalui kata-kata di depan kelas, tetapi lebih penting lagi adalah mengajar melalui sikap, perilaku dan cara menghadapi perubahan dan tantangan yang semakin berkembang.

 

 

Siswa membutuhkan teladan yang konkret dan nyata, ketika melihat guru mereka juga semangat belajar meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, siswa akan memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk terus belajar dari seorang guru.

 

Terakhir, membangun ekosistem guru pembelajar memerlukan langkah konkret, seperti mengurangi beban administrasi agar guru memiliki waktu untuk mengembangkan diri. Semua ini tentu membutuhkan dukungan dari Anggota DPR-RI komisi yang membidanginya.

 

Maka dari itu di tahun 2025, tercatat jumlah guru di Indonesia mencapai 5.5 juta, yang mencakup tidak hanya guru di sekolah tetapi juga di madrasah, menurut data Kemdikbud. Dari jumlah tersebut, guru madrasah tercatat sebanyak 829.970.

 

Reporter: Ahmad jais

banner 468x60