Kanal Berita Alternatif Kaum Buruh Dan Rakyat Marginal
indexIndeks
Berita  

Fenomena Benda Langit Misterius Yang Terlihat Bercahaya Viral Di Media Sosial, Begini Penjelasannya?

banner 468x60
Share

TVnya Buruh Indonesia (Minggu, 5/4/2026) | Berdasarkan informasi terbaru yang diperoleh bahwa fenomena benda langit misterius yang terlihat bercahaya, melintas di langit Lampung dan Banten pada Sabtu, 4 April 2026, dan sempat dikira rudal tanpa suara atau komet, kemungkinan besar adalah sisa roket China (Long March-5B atau sejenisnya) yang kembali memasuki atmosfer Bumi.

Tampak Bercahaya dan Tanpa Suara:

Benda tersebut terlihat bercahaya karena terbakar akibat gesekan saat masuk ke atmosfer Bumi.

Kemungkinan terdengar tidak bersuara dari darat karena posisinya yang sangat tinggi, jauh sebelum mencapai permukaan Bumi.

Identifikasi:

Kemunculan benda tersebut sempat viral dan menimbulkan kepanikan karena dikira rudal, namun diduga kuat adalah sampah antariksa yang terbakar.

Bukan Meteor:

Fenomena ini dibedakan dari meteor karena karakteristik lintasan dan pancaran cahayanya yang khas dari sisa roket.

Mengenai Roket secara Umum (Konteks Teknologi):

Suara Roket:

Saat peluncuran, roket sangat berisik (bisa mencapai 180–200 dB). Namun, sistem Water Deluge digunakan untuk meredam suara ekstrem tersebut di landasan.

Terbakar di Atmosfer:

Saat meluncur ke luar angkasa, roket melewati atmosfer, namun tidak terbakar habis karena dilengkapi material pelindung panas (keramik silika). 

Warga diimbau untuk tidak mudah percaya (hoaks) dan menunggu penjelasan resmi dari pemerintah Indonesia mengenai puing-puing benda yang terbang di atas langit tersebut.

Menurut Pandanagan Islam:

Dalam pandangan Islam, benda-benda langit misterius atau fenomena kosmik sering kali dikaitkan dengan kekuasaan Allah SWT, tanda-tanda kebesaran-Nya (ayat kauniyah), serta perlindungan langit dari gangguan setan. Islam mengajarkan umatnya untuk bertadabbur alam, bukan sekadar melihatnya sebagai peristiwa kebetulan.

Berikut adalah beberapa benda langit misterius dan fenomena kosmik menurut perspektif Islam:

Meteor (Bintang Jatuh/Syihab).

Menurut Al-Qur’an (QS. Al-Mulk: 5), meteor atau bintang jatuh berfungsi sebagai alat pelempar setan yang berusaha mencuri berita dari langit.

Meteor bukanlah pertanda sial atau keberuntungan. Islam mengajarkan untuk mengucapkan “Mā syā’a Allāhu lā quwwata illā billāh” saat melihatnya untuk mengingat kebesaran Allah.

Planet-planet yang Berjejer (Parade Kosmik) Fenomena planet berjejer, seperti Jupiter, Merkurius, Venus, Uranus, Neptunus, dan Saturnus yang terlihat kasat mata, adalah tanda kebesaran Allah yang tercantum dalam Surah Al-Anbiya ayat 33.

Islam menekankan bahwa benda langit beredar pada garis edarnya masing-masing tanpa saling bertabrakan.

Lubang Hitam (Black Hole).

Lubang hitam dipandang sebagai bentuk pendaur ulang puing-puing kosmologi dan penstabil pembentukan galaksi. Dalam Islam, tidak ada ciptaan yang sia-sia, termasuk benda langit yang tampaknya merusak atau misterius seperti lubang hitam.

Makhluk Langit (Jin/Addabah).

Islam mengakui adanya makhluk di luar bumi, yaitu jin dan malaikat, serta potensi adanya makhluk melata (addabah) yang hakikatnya hanya Allah yang tahu. Namun, Islam tidak mewajibkan atau memastikan adanya alien atau UFO yang cerdas tanpa adanya dalil yang shahih.

Tujuh Lapis Langit.

Al-Qur’an (QS. Al-Mulk: 3) menyebutkan bahwa Allah menciptakan tujuh langit secara sempurna. Langit ketujuh dikaitkan dengan tempat takhta Allah dan makhluk langit seperti malaikat.

Komet Interstellar.

Benda antar bintang seperti komet 3I/Atlas yang berasal dari luar tata surya melintas di langit dipandang sebagai objek penelitian penting untuk memahami bagaimana alam semesta terbentuk dan bergerak.

Secara keseluruhan, Islam mengajarkan bahwa misteri benda langit bertujuan agar manusia merenungkan ciptaan Allah dan tidak menjadikannya sebagai sesembahan.

 

Sumber: Google/5-4-2026

Editor: Ahmad Jais Sembiring

banner 468x60