SUMBA BARAT DAYA | Umat Katolik Paroki St. Paulus Ande Ate, Keuskupan Weetebula, memperingati perayaan Jumat Agung pada hari Jumat, 18 April 2025. Jumat Agung termasuk dalam Tri Hari Suci jelang perayaan Paskah yang jatuh pada Minggu, 20 April 2025.
Dalam rangka memperingati hari kesedihan dan penebusan dosa yang dilakukan oleh Yesus Kristus, Taruna Remaja Katolik (TARUK) dan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Paulus Ande Ate menggelar prosesi tablo berjalan yang menggambarkan kisah sengsara Yesus Kristus.
Prosesi tablo berjalan ini dimulai dari Stasi Maria Bunda Selalu Menolong Kalembu Danga sampai ke Pusat Paroki St. Paulus Ande Ate. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WITA hingga 12.00 WITA dan berlangsung dalam suasana hikmat.
Rm. Marianus Lecke, Pr sebagai Moderator OMK menjelaskan bahwa kegiatan prosesi tablo berjalan ini bukan hal baru yang dilakukan di Paroki St. Paulus Ande Ate, tetapi selama saya menjadi Pastor Moderator di Paroki ini, sudah 4 kali dilakukan kegiatan yang sama, yaitu tahun 2022, 2023, 2024, dan 2025.
Ia sangat mendukung kegiatan ini dan berharap bahwa kegiatan ini dapat terus dilakukan di tahun-tahun mendatang. “Kegiatan ini bukan saja mengarak begitu saja, tetapi pewartaan yang mempunyai makna yakni TARUK dan OMK mau menjadi 100% Katolik, 100% Indonesia,” kata Rm. Marus, Pr.
“Dramatisasi kisah sengsara Tuhan Yesus dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperdalam iman dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengorbanan Yesus Kristus bagi umat manusia,” imbuh Rm. Marus, Pr.
Frans Maghu, Ketua Orang Muda Katolik Paroki St. Paulus Ande Ate, mengungkapkan bahwa selama latihan yang memakan waktu 1 bulan lebih, kami mau menampilkan yang terbaik untuk seluruh umat yang mengikuti tablo ini.

“Semoga juga menjadi motivasi bagi rekan-rekan OMK di Paroki lain yang tidak melakukan tablo sehingga tahun mendatang mereka bisa untuk berbuat untuk meningkatkan iman umat,” kata Frans.
Dengan adanya kegiatan Tablo, umat Paroki St. Paulus Ande Ate dapat memperdalam iman dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengorbanan Yesus Kristus bagi umat manusia.
“Kegiatan prosesi tablo berjalan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara umat Kristiani dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya memperingati hari-hari besar keagamaan,” pungkas Ketua Frans.
Tablo ini merupakan salah satu contoh kegiatan keagamaan yang dapat mempererat hubungan antara umat Kristiani dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya memperingati hari-hari besar keagamaan.
Reporter: Lodowikus Umbu Lodongo,SH
Langsung ke konten








