Bahaya Mencuci dan Menyetrika Uang Kertas, Akibatnya Bisa Seperti ini?

Share

 

TVNYABURUH.COM | Mencuci dan menyetrika uang rupiah bukanlah solusi yang tepat untuk membersihkannya. Bank Indonesia menyampaikan, bahwa ada akibat buruk yang bisa dihasilkan dari uang yang dicuci dan disetrika!

Pernahkah Anda tanpa sadar mencuci uang rupiah yang tertinggal di saku? Atau mungkin sengaja menyetrikanya agar kembali rapi?

Bukan hanya Anda, banyak orang yang melakukan hal ini, terutama jika uang rupiah mereka basah atau kusut. 

Alasan mereka mencuci dan menyetrika uang sederhana, yaitu ingin membuat uang terlihat lebih bersih dan rapi.

Namun, apakah uang boleh dicuci dan disetrika? Yuk simak penjelasan dari Bank Indonesia (BI) berikut!

Apakah Uang Boleh Dicuci dan Disetrika?

Bank Indonesia menegaskan, bahwa uang tidak boleh dicuci atau disetrika.

Tindakan ini bahaya bisa merusak bahan dan tinta pada uang, sehingga membuatnya lebih mudah sobek, luntur, atau bahkan tidak dikenali mesin pendeteksi uang.

Dalam sebuah unggahan di media sosial X, Bank Indonesia mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dalam merawat uang rupiah.

“Duh, #SobatRupiah, uang rupiah jangan disamakan dengan kain jemuran dong. Untuk selanjutnya, mari kita jaga & rawat rupiah kita dengan cara 5J. Jangan disetrika lagi, ya. Yuk, cintai rupiah kita karena uang rupiah adalah simbol kedaulatan negara,” tulis akun resmi @bank_indonesia.

 

Dampak Mencuci dan Menyetrika Uang Kertas

Adapun beberapa dampak buruk yang bisa Anda timbulkan apabila Anda tetap memutuskan untuk mencuci dan menyetrika uang rupiah.

Berikut adalah dampak buruknya:

  1. Bahan Uang Bisa Rusak: Uang kertas dibuat dari campuran serat kapas, bukan kertas biasa. Mencuci atau menyetrika bisa membuat uang rusak, rapuh dan mudah sobek.
  2. Tinta Bisa Pudar: Uang memiliki tinta khusus yang tahan lama, tetapi paparan panas atau air berlebihan bisa membuatnya luntur, sehingga mengurangi nilai dan keasliannya.
  3. Mengurangi Umur Pakai Uang: Semakin sering uang mengalami perlakuan yang tidak semestinya, semakin cepat kualitasnya menurun dan tidak bisa digunakan lagi.
  4. Cara Merawat Uang Kertas Agar Tetap Awet

    Seperti yang sudah disampaikan oleh Bank Indonesia sebelumnya, bahwa agar uang tetap dalam kondisi baik dan tidak cepat rusak, Bank Indonesia menyarankan Anda untuk menerapkan prinsip 5J berikut:

    • Jangan dilipat: Melipat uang bisa merusak strukturnya dan membuatnya mudah sobek.
    • Jangan dicoret: Coretan pada uang bisa mengurangi kejelasan elemen keamanannya.
    • Jangan distapler: Lubang dari stapler bisa menyababkan uang robek
    • Jangan diremas: Uang yang diremas akan cepat lusuh dan tidak layak edar.
    • Jangan dibasahi: Air bisa merusak bahan dan tinta pada uang kertas.

    Lalu, bagaimana jika uang Anda basah? Apabila uang Anda bahas, disarankan untuk lebih baik dikeringkan dengan cara diangin-anginkan, bukan dengan setrika atau panas langsung.

 

 

Editor: Ahmad Jais

banner 468x60