ROKAN HILIR (Jum’at 25/07/2025) | Bobroknya kinerja oknum Pejabat Pelaksanaan Teknis Kegiatan ( PPTK) , terkait dengan kegiatan Paskibraka Rokan Hilir di tahun 2016 silam, diduga menimbulkan korban yang nyata kesannya tak bisa di hindarkan.
Hal itu terbukti, setelah adanya pengakuan dari “Toko Rajje Sport” terhadap publik, hingga persoalan ini menjamur di kalangan Jagad media.
Rajje Sport, menjelaskan tentang bobroknya oknum PPTK waktu itu, atas nama Wakit Nugroho, yang mana dirinya terlibat mengambil barang toko di waktu itu, (tahun 2016 silam) telah berjalan 9 tahun lamanya,namun hingga tak kunjung selesai” Ucap Rajje Sport terhadap publik.
Lanjut Rajje Sport” Kita tak tau, apa yang mendasari pak Wakit Nugroho seperti ini, yang mana beliau sekarang duduk memangku jabatan sebagai camat Pekaitan Rokan Hilir, yang waktu itu beliau terlibat sebagai PPTK dalam kegiatan Pemkab terkait dengan Paskibraka, serta kegiatan olahraga Pemkab waktu itu” Ucap Rajje Sport.



Jika melihat sikap Wakit Nugroho yang tak lain adalah anggota Bupati Rokan Hilir, yang memangku jabatan sebagai Camat Pekaitan di Kepemerintahan Daerah, maka sudah sepantasnya Pemerintah Daerah, (Bupati Rokan Hilir) bisa bersikap bijaksana, agar korban seperti saya tidak kembali berjatuhan, di saat Pemkab mengadakan kegiatan” Ucap Rajje sport terhadap publik.
” Sejumlah Bukti besar, yang menunjukkan, bahwa memang benar terjadinya persoalan tersebut, yang mana bukti hutang atas pengambilan barang di toko ada sama kita, oleh karenanya, kita akan berharap, agar Wakit Nugroho memberikan hak saya, yang telah di rampas secara tidak langsung itu” Ucapnya dengan nada menyedihkan.
Sementara itu, menanggapi persoalan tersebut, publik kerap kali melakukan konfirmasi melalui via Wattshap Wakit Nugroho Camat Pekaitan Rokan Hilir Terkait persoalan serupa, namun sayangnya, hingga persoalan ini kembali di terbitkan, Wakit Nugroho Camat Pekaitan bungkam tanpa penjelasan, diduga kuat bungkam seribu bahasa.
Reporter: Handoko
Langsung ke konten








