Berita  

Lemahnya Pengelola Keuangan Daerah Rokan Hilir Diduga Hancurnya Infrastruktur Pembangunan

Share

Rokan Hilir (Selasa 02/06/2026) Pilar KE IV Demokrasi Pembangunan Nasional, hingga kini terus memantau perkembangan Keuangan Daerah dalam sisi kemajuan bagi Daerah itu sendiri.

Dari sekian persoalan yang bergejolak, hingga pada 02 juni 2026 roda ke Pemerintahan Daerah Pemkab Rokan Hilir diduga kuat masih jalan di tempat.

Kejadian tersebut di perkuat dengan sejumlah persoalan yang diyakini bisa menghambat kemajuan Daerah, seperti melihat dari segi tunda bayar kegiatan, yang mana persoalan ini terlihat lebih ulung, dan terjadi dari tahun ke tahun.

Di samping itu, lambatnya infrastruktur pembangunan di tahun 2026 ini, juga diyakini sebagai salah satu bentuk nyata yang tak terbantahkan, sebab kejadian tersebut setara dengan sejumlah gejolak persoalan Pemerintah Daerah yang tidak kunjung usai.

Data menunjukkan, hingga kini keluhan sejumlah pihak terkait dengan lumpuhnya keuangan daerah ini masih tetap bergeming, alhasil kejadian tersebut menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat, sebab kejadian seperti ini mampu menimbulkan keresahan tentang ancaman krisis keuangan daerah yang tampaknya tak bisa di hindarkan.

Dalam persoalan ini, Ketua Inakor Riau Unandra M Saleh sempat meminta agar Dispenda Rohil bisa bekerja secara maksimal, guna mengatasi hancurnya keuangan Daerah.

Tak hanya sebatas itu, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD Rohil) yang di pimpin oleh Fauzi Effrizal Sekda Rokan Hilir tentunya tak luput dari kejaran publik guna kejelasan status terhadap dugaan porak-porandanya keuangan daerah ini, akan tetapi, Fauzi Effrizal Sekda Rokan Hilir belum memberikan jawabannya saat dikonfirmasi pada selasa siang melalui via whatsapp terkait persoalan tersebut.

Reporter: Handoko

banner 468x60