Kanal Berita Alternatif Kaum Buruh Dan Rakyat Marginal
indexIndeks
Berita  

Telah Dibuka Pendaftaran Online Penerimaan Caba PK Gel II dan Cata PK Gel II Tahun 2025, Ini Tips dan Syaratnya?

banner 468x60
Share

 

DELI SERDANG (Minggu, 14/9/2025) | Pelaksanaan kegiatan rekrutmen Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2025 dan Cata PK TNI AD Gelombang III TA 2025 sebagai berikut:

 

1. Surat Telegram Kasad Nomor ST/2644/2025 tanggal 10 September 2025 tentang Lakgiat penerimaan Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2025.

 

2. Surat Telegram Kasad Nomor ST/2645/2025 tanggal 10 September 2025 tentang Lakgiat penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang III TA 2025.

 

JADWAL PENERIMAAN CABA PK TNI AD GEL II TA 2025 : 

1. Pendaftaran Online

Tanggal: 11 September s.d. 9 Oktober 2025

2. Daftar Ulang / Validasi

Tanggal: 15 September s.d. 11 Oktober 2025

Catatan: Kegiatan tetap dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu

3. Rik/Uji Tingkat Panda

Tanggal: 24 September s.d. 18 Oktober 2025

Rincian kegiatan:

a. Rikmin

b. Rik/Uji Kesehatan I dan EKG

c. Rik/Uji Jasmani (A, Kesehatan B, dan Renang 50 meter)

d. Pendataan Litpers

e. Sidang Pemilihan tingkat Panda

f. Verifikasi hasil sidang tingkat Panda oleh Panpus TNI AD

g. Pengumuman peserta Rik/Uji tingkat Sub Panpus

4. Rik/Uji Tingkat Sub Panpus

Tanggal: 22 Oktober s.d. 8 November 2025

Rincian kegiatan:

a. Rikmin

b. Rik/Uji Kesehatan I, Kesehatan II, dan Jiwa

c. Rik/Uji Jasmani (A, Kesehatan B, dan Renang 50 meter)

d. Rikpsi Tertulis

e. Litpers Tertulis dan Wawancara

f. Upload nilai hasil Rik/Uji ke server Panpus TNI AD

g. Pengiriman bahan sidang pemilihan oleh Panpus TNI AD ke masing-masing Sub Panpus

h. Pra Sidang Pemilihan

i. Sidang Pemilihan

j. Verifikasi hasil sidang pemilihan tingkat Sub Panpus oleh Panpus TNI AD

k. Pengumuman hasil masuk Dikmaba PK oleh masing-masing Sub Panpus

5. Pembukaan Dikmaba PK TNI AD Gelombang II TA 2025

Tanggal: 13 November 2025

Tempat: Lemdik yang ditunjuk

 

Jadwal Penerimaan CATA PK TNI AD GEL III TA 2025

Pendaftaran Online

Tanggal: 11 September s.d. 23 Oktober 2025.

 

Daftar Ulang / Validasi

Tanggal: 15 September s.d. 25 Oktober 2025

Catatan: Kegiatan tetap dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu

Rik/Uji Tingkat Panda

Tanggal: 1 Oktober s.d. 5 November 2025

Rincian kegiatan:

a. Rikmin

b. Rik/Uji Kesehatan Tahap I

c. Pendataan Litpers

d. Pengiriman hasil Rik/Uji tingkat Panda ke Panpus TNI AD

e. Sidang Rakorset tingkat Panpus TNI AD tentang pemilihan calon untuk mengikuti Rik/Uji tingkat Sub Panpus

f. Pengumuman peserta Rik/Uji tingkat Sub Panpus oleh Panda

Rik/Uji Tingkat Sub Panpus

Tanggal: 9 November s.d. 6 Desember 2025

Rincian kegiatan:

a. Rikmin

b. Rik/Uji Kesehatan I, Kesehatan II, dan Jiwa

c. Rik/Uji Jasmani (A, Kesehatan B, dan Renang 50 meter)

d. Rikpsi Tertulis

e. Litpers Tertulis dan Wawancara

f. Upload nilai hasil Rik/Uji ke server Panpus TNI AD

g. Pengiriman bahan sidang pemilihan oleh Panpus TNI AD ke masing-masing Sub Panpus

h. Pra Sidang Pemilihan

i. Sidang Pemilihan

j. Verifikasi hasil sidang pemilihan tingkat Sub Panpus oleh Panpus TNI AD

k. Pengumuman hasil masuk Dikmata PK oleh masing-masing Sub Panpus.

 

Beberapa tips untuk mendapatkan nilai maksimal dalam tes jasmani TNI

Persiapan Fisik: 

 

1. Latihan kardio: Lari, bersepeda, atau berenang selama 30 menit, 3 kali seminggu.

2. Latihan kekuatan: Angkat besi, squat, push-up, dan sit-up.

3. Latihan fleksibilitas: Peregangan otot.

4. Istirahat yang cukup (7-8 jam/tiap malam)

5. Konsumsi makanan seimbang dan bergizi.

 

Teknik dan Strategi:

1. Pahami jenis tes: Lari 3.200 meter, lari 12 menit, shuttle run, sit-up, push-up, dan renang.

2. Buat rencana latihan,

3. Fokus pada teknik dan kecepatan.

4. Latihan dengan intensitas tinggi.

5. Kontrol emosi dan stres.

 

*Latihan Spesifik:*

1. Lari: Latihan lari jarak jauh dan sprint.

2. Shuttle Run: Latihan belokan dan kecepatan.

 3. Sit-up dan Push-up: Latihan otot perut dan dada. 

4. Renang: Latihan gaya bebas dan kupu-kupu. 

 5. Lompat jauh dan tinggi.

 

Tips Menghadapi Tes :

1. Datang lebih awal.

2. Pakaian yang nyaman.

3. Fokus pada instruksi.

4. Jangan terlalu tegang,

 5. Kontrol napas dan kelelahan.

[4/9, 19.43] null: *

 

 *TIPS LARI 12 MENIT*

1. Meningkatkan Daya Tahan Kardiovaskular

2. Memperkuat otot otot kaki

3. Menentukan intersitas latihan yang tepat

4. Menerapkan latihan interval

5. Mengembangkan teknik pernapasan yang benar

6. Perbanyak Easyrun (agar sistem Kardiovaskular dan Muskolektal bisa beradaptasi dengan tubuh)

7. Membuat program latihan jangka panjang

8. Menjaga asupan nutrisi dengan seimbang

9. Rutin jogging dan berlatih daya tahan

10. Latihan lari tanpa batasan waktu

11. Hindari minuman diuretik

12. Jangan biarkan perut kosong saat akan berlari (perut yg kosong membuat tubuh kita lemas dan kurangnya energi)

13. Selalu Warming-up sebelum lari dan Cool down setelah lari

Tes lari 12 menit adalah salah satu komponen penting dalam seleksi fisik Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil). Calon taruna dan taruni diharuskan untuk menunjukkan stamina, kecepatan, dan daya tahan yang optimal dalam waktu terbatas. Jadi, untuk lari 3500 meter dalam waktu 12 menit, pace yang dibutuhkan adalah sekitar 3,43 menit per kilometer.

 

Pentingnya Tes Lari 12 Menit dalam Seleksi Akpol maupun Akmil

Tes lari ini tidak hanya mengukur kecepatan tetapi juga konsistensi dan daya tahan fisik. Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil) membutuhkan calon taruna yang memiliki kondisi fisik prima karena mereka akan menghadapi berbagai tantangan berat selama masa pelatihan dan saat menjalankan tugas di lapangan. Oleh karena itu, keberhasilan dalam tes ini sangat penting untuk lolos ke tahap seleksi berikutnya.

Kuota penrimaan calon TNI.foto

Berikut tips and trick berenang 25 meter dalam 40 detik, kamu perlu meningkatkan kecepatan dan efisiensi renang. Berikut beberapa tips:

1. *Gaya Renang yang Cepat*: Gunakan gaya bebas (front crawl) karena gaya ini biasanya yang tercepat. Pastikan teknikmu benar dengan gerakan lengan yang kuat dan kaki yang lurus.

2. *Posisi Tubuh yang Streamline*: Pastikan tubuhmu sejajar dengan permukaan air untuk mengurangi hambatan. Kepala di bawah, badan lurus, dan kaki lurus ke belakang.

3. *Gerakan Lengan yang Kuat*: Fokus pada gerakan lengan yang kuat dan efisien. Masukkan tangan ke dalam air di depan kepala dan tarik ke belakang dengan siku yang tinggi.

4. *Gerakan Kaki yang Cepat*: Gerakan kaki yang cepat dan stabil akan membantu meningkatkan kecepatan. Pastikan kaki rileks dan tidak terlalu kaku.

5. *Atur Napas dengan Baik*: Ambil napas seefisien mungkin, idealnya setiap 2-3 gerakan lengan. Jangan menghabiskan waktu lama untuk mengambil napas.

6. *Pemanasan dan Persiapan*: Lakukan pemanasan sebelum renang untuk meningkatkan suhu tubuh dan mengurangi risiko cedera.

7. *Fokus pada Start dan Finish*: Mulai dengan start yang kuat dan finish dengan dorongan terakhir yang kuat untuk mencapai dinding kolam secepat mungkin.

8. *Latihan Teratur*: Latihan teratur akan membantu meningkatkan kecepatan dan efisiensi renangmu. Cobalah untuk berlatih dengan interval dan sprint.

Dengan latihan dan teknik yang tepat, kamu bisa mencapai target 25 meter dalam 40 detik!

Berikut adalah aspek-aspek yang diperiksa dalam pemeriksaan morfologi tubuh:

•Tinggi dan Berat Badan:

Diukur untuk memastikan proporsionalitas tubuh. Biasanya, dihitung menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT/BMI). Ada standar minimal tinggi badan untuk pria dan wanita yang harus dipenuhi.

IMT ideal biasanya berada di rentang 18.5 – 25.0.

•Postur Tubuh Secara Keseluruhan:

   -Meliputi pengamatan sikap, gerak, dan penampilan calon.

  -Bertujuan untuk mendeteksi kelainan postur seperti:

     •Skoliosis: Tulang belakang bengkok.

     •Lordosis/Kifosis: Kelainan kelengkungan tulang belakang (punggung terlalu cekung atau terlalu bungkuk).

*•Bahu tidak simetris: Salah satu bahu lebih rendah atau lebih ke depan.*

*•Kaki X atau O (Genu Valgum/Varum): Bentuk kaki yang menyerupai huruf X atau O.*

•Kaki datar (Flat Foot): Telapak kaki yang rata tanpa lengkungan.

•Perut menonjol ke depan.

•Dada pipih/ceking atau dada meruncing ke depan.

•Pengukuran Bagian Tubuh Spesifik (Antropometri Detail):

•Kepala: Dilihat apakah ada kemiringan ke kanan/kiri atau leher menjulur ke depan.

•Bahu: Diukur kesimetrisan dan posisi bahu.

•Dada dan Perut: Bentuk dan proporsi.

•Pinggul: Bentuk dan keseimbangan.

•Lengan, Tangan, dan Jari: Diperiksa bentuk jari (misalnya melengkung/bengkok) dan proporsionalitas lengan.

•Tungkai: Diperiksa ada tidaknya kelainan seperti kaki X/O atau kaki datar.

•Kondisi Kulit:

•Diperiksa ada tidaknya bekas luka yang mencolok, tato, atau tindikan (di luar ketentuan yang berlaku). Kondisi kulit secara umum juga diamati.

 

*MENGAPA PEMERIKSAAN INI PENTING?*

•Menjamin Kebugaran Fisik: Calon anggota TNI/Polri harus memiliki fisik yang prima dan ideal untuk dapat menjalankan tugas-tugas yang berat dan menuntut mobilitas tinggi.

•Mencegah Cedera: Kelainan postur atau bentuk tubuh tertentu dapat meningkatkan risiko cedera saat menjalani pendidikan atau bertugas.

•Keselarasan dengan Standar Militer/Kepolisian: Ada standar fisik tertentu yang harus dipenuhi untuk menjadi bagian dari TNI atau Polri.

•Deteksi Dini Masalah Kesehatan: Pemeriksaan ini dapat mendeteksi potensi masalah kesehatan yang mungkin belum disadari oleh calon anggota.

 

 

 

Editor: Ahmad Jais

banner 468x60