Rokan Hilir (Rabu, 04/11/2026) | Dugaan Kebungkaman dari kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Pemkab Rokan Hilir (DKPP Rohil), hingga kini terus berkepanjangan dan mampu menimbulkan pertanyaan besar terkait dugaan sindikat kepentingan elite yang bersembunyi di balik kegiatan pokok pikiran (pokir) yang lahir dari sebuah aspirasi yang menyeret nama Dewan di Rohil.
Bukan tanpa sebab dan alasan yang jelas, keseriusan publik dalam menyoroti sindikat dugaan elite yang bersembunyi di balik kegiatan pokok pikiran itu, di sebabkan adanya nama Dewan DPRD Rohil yang di sebutkan ikut terseret dalam menikmati ataupun bermain proyek yang berbentuk “PL” di tiap-tiap OPD.
Keterangan tersebut dianggap selaras dengan perkataan dari pihak DKPP itu sendiri, yang mana pihak DKPP Rokan Hilir sempat mengatakan bahwa kegiatan tersebut milik pak Dewan ” Ucap pihak DKPP Rohil di beberapa waktu lalu.
Menariknya, keterangan tersebut semakin membuat publik penasaran siapa nama oknum Dewan DPRD Rohil yang diduga memiliki kegiatan pokok pikiran (pokir) di tubuh DKPP.

untuk itu, publik telah berupaya untuk melakukan konfirmasi selanjutnya terhadap pihak DKPP Rohil, tentang siapa pemilik dari pokir bertuan, dan seberapa besar serapan anggaran yang telah di habiskan untuk kegiatan tersebut.
Namun sangat disayangkan, konfirmasi tersebut hingga kini masih belum memiliki jawaban sama sekali dari Dinas DKPP Rokan Hilir, hingga pada Rabu 04 November 2026.
Sementara itu, di sisi terpisah adanya keluhan dari masyarakat yang mengatakan bahwa kegiatan pokok pikiran beberapa diantaranya diduga tidak tepat sasaran” Ucap warga.
Untuk itu, Ketua Baladika Karya Provinsi Riau, Kasrul ” meminta kepada kepala Dinas DKPP Rokan Hilir, agar terbuka terhadap konfirmasi publik, tentang adanya dugaan kepemilikan kegiatan PL yang berkedok pokir yang telah menyeret nama Dewan DPRD Rohil ” Ucap Kasrul
Reporter: Handoko
Langsung ke konten








