Serdang Bedagai (Jumat, 11/9/2026) | Pelantikan kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Serdang Bedagai berlangsung khidmat.
Di Aula Sultan Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Kamis (10/9/2026).
Momentum pelantikan tersebut menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Ketua Umum SMSI Drs. Firdaus, M.Si.
Bersama Ketua SMSI Provinsi Sumatera Utara Erris J. Napitupulu yang sekaligus melantik kepengurusan SMSI Serdang Bedagai.
Selain jajaran pengurus SMSI, acara turut dihadiri Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya.
Sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, jajaran kepolisian, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai unsur lainnya.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut memperlihatkan bahwa keberadaan organisasi perusahaan media siber memiliki posisi penting.
Dalam membangun komunikasi publik dan memperkuat hubungan antara insan pers dengan berbagai elemen daerah.
Namun, pelantikan kali ini tidak hanya berbicara tentang pengukuhan kepengurusan baru.
Ada pesan lain yang cukup kuat, yakni mengenai kemandirian organisasi dalam menjalankan kegiatan kelembagaan.
SMSI Serdang Bedagai menunjukkan bahwa sebuah agenda organisasi dapat diselenggarakan dengan mengandalkan kemampuan dan semangat internal.
Tanpa harus membebani kepala dinas maupun perangkat pemerintah daerah untuk membiayai kebutuhan acara.
Sikap tersebut menjadi gambaran bahwa organisasi dapat tumbuh melalui semangat gotong royong, kebersamaan, transparansi dan rasa tanggung jawab dari para pengurus serta anggotanya.
Kemandirian ini dinilai penting, khususnya bagi organisasi yang bergerak di bidang pers.
Sebab, independensi tidak hanya menjadi prinsip dalam menjalankan aktivitas jurnalistik, tetapi juga perlu tercermin dalam pengelolaan organisasi.
Di sisi lain, kehadiran Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya beserta sejumlah pejabat daerah menunjukkan bahwa komunikasi antara pemerintah dan organisasi pers tetap dapat berjalan secara terbuka tanpa mengurangi independensi masing-masing pihak.

Hubungan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.
Pemerintah membutuhkan media sebagai sarana menyampaikan berbagai program dan kebijakan kepada masyarakat.
Sementara pers memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi secara kritis, berimbang dan berdasarkan kepentingan publik.
Karena itu, sinergitas antara pemerintah dan pers seharusnya ditempatkan dalam kerangka profesionalisme, bukan hubungan yang menghilangkan fungsi kontrol sosial media.
Pelantikan SMSI Serdang Bedagai diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme perusahaan media siber di daerah.
Tidak hanya dari sisi kelembagaan, SMSI juga dituntut terus mendorong lahirnya pemberitaan yang berkualitas, berimbang, mengedepankan etika jurnalistik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur pada pelantikan tersebut menjadi modal sosial bagi SMSI Serdang Bedagai untuk menjalankan roda organisasi secara solid.
Namun, kedekatan komunikasi dengan pemerintah dan berbagai pihak tetap harus berjalan beriringan dengan sikap kritis serta independensi pers.
Dengan demikian, sinergitas tidak berarti kehilangan kebebasan pers.
Sebaliknya, kemandirian organisasi juga tidak harus dimaknai sebagai menutup diri dari komunikasi dan kerja sama dengan para pemangku kepentingan.
SMSI Serdang Bedagai diharapkan mampu menjadikan momentum pelantikan ini sebagai awal untuk membangun organisasi yang mandiri, profesional dan berintegritas.
Sekaligus menjaga marwah pers sebagai salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi.
Ke depan, SMSI Sergai diharapkan semakin aktif menjadi wadah perusahaan media siber dalam meningkatkan kualitas jurnalistik.
Serta ikut memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Serdang Bedagai.
Reporter: Said Sitorus
Langsung ke konten








