Kanal Berita Alternatif Kaum Buruh Dan Rakyat Marginal
indexIndeks
Berita  

Diduga Dana KUR Bank BRI Unit Aek Songsongan Digunakan untuk Bisnis Perumahan Capai Rp 25 Miliar, Diduga Kepala Unit BRI Belum Mau Menjawab, Tapi Begini Katanya?

banner 468x60
Share

Tanjungbalai (Rabu, 1/10/2025) | Publik dibuat terkejut, diduga penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI Cabang Tanjung balai pemanfaatan nya tidak tepat sasaran. Kita ketahui bersama, seharusnya menjadi solusi pembiayaan bagi pelaku UMKM melalui pinjaman berbunga rendah dan bersubsidi, justru diduga menjadi ladang percaloan di BRI Unit Aek Songsongan jalan lintas sigura – gura , aek songsongan, bandar pulau kabupaten asahan. Selasa (30/9/25)

 

Diduga banyak nya penyalahgunaan penyaluran kredit KUR di BRI unit songsongan mendapat sorotan usai beredarnya isu permainan kredit usaha rakyat (KUR) fiktif di bank bri unit aek songsongan yang diduga di salurkan ke seseorang pengusaha perumahan, berinisial atau sebut saja *Strs* dengan panggilan nama Tikno.

 

Dari investigasi dilapangan pengusaha berinisial Strs diduga menjalin kerjasama dengan oknum karyawan bank BRI unit songsongan untuk memuluskan pinjaman kredit KUR.

 

Modus operandi yang digunakan pun terbilang cukup sederhana, yakni: pengusaha berinisial Strs, mengumpulkan data-data calon dibitur untuk pengajuan kredit KUR di BRI unit Aek Songsongan, yang dimana sebelumnya sudah ada kesepakatan di awal antara pengusaha dan oknum pegawai BRI untuk bisa memudahkan pencairan kredit. Setiap pencairan debitur, oknum BRI yang memproses kredit diduga diberikan Fee senilai 5 juta rupiah.

 

Dengan menggunakan data orang lain dengan imbalan uang tunai senilai 2 juta rupiah dan mengiming-imingi calon korban dengan pinjaman KUR yang fantastis dengan proses pencairan mudah dan cepat hanya dengan bermodalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

 

Dikutip dari Tambunpos yang berjudul *Dugaan Penyalahgunaan Dana KUR Bank BRI Unit Aek Songsongan Capai Rp 25 Miliar, Salurkan Dana KUR ke Bisnis Perumahan*. menemukan fakta menarik, yakni: permainan penyaluran kredit KUR diduga fiktif ini sudah di lakukan sejak tahun 2021, dan selalu lancar hingga saat ini, dan menyebabkan kerugian negara sebesar 25 Miliar Rupiah.

 

Kepala Cabang BRI Tanjung Balai Heldin Suranta Tarigan mengatakan bahwa ia tidak mengetahui kejadian tersebut, bahkan menuduh wartawan adalah pegawai BRI.

 

“Saya kurang tau pak, bapak lebih tau saya lihat ini, pernah kerja BRI ya” ketiknya saat di konfirmasi ,pada 30 september 2025 setelah sebelumnya Heldin enggan mengkonfirmasi bahkan memblokir nomor wartawan.

 

Terpisah, Karlys Samuel Marpaung selaku Kepala Unit BRI Aek Songsongan meminta awak media untuk datang langsung dan bertatap muka sembari berdiskusi terkait masalah yang tim kami tanyakan.

 

“Malam jg Bg‘, terkait apa yg confirmasi silah kan datang ke wilyah kerja saya ke Aek songsogan Bg.m. Ijin ya Bg , lebih baik kita bertatap muka untuk berdiskusi terkait itu ya bg”

 

Sementara itu Evan Sebayang selaku Auditor Internal ( URC )saat dikonfirmasi (30/9) masih belum menjawab.

 

Salah seorang warga sekitar berinisial CS (35) mengatakan bahwasanya oknum berinisial S alias T 90% modal bisnis perumahannya menggunakan dana KUR dan memiliki nomor register pinjaman tersendiri untuk memudahkan pembayaran setiap bulannya.

 

Terpisah, informasi yang di peroleh di lapangan dari salah seorang tokoh masyarakat kecamatan Bandar Pulau berinisial UCOK mengatakan bahwa masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman KUR untuk pengembangan usaha UMKM selalu dipersulit oleh karyawan bank bri unit aek songsongan.

 

“Masyarakat sangat sulit untuk meminjam kur, sebab tidak memiliki orang dalam ataupun agen Kur.”terang nya.

 

Kami berharap Aparat Penagak Hukum ( APH ) segera turun untuk melakukan penyelidikan penyaluran KUR di BRI unit aek songsongan, kuat dugaan kami di unit aek songsongan banyak kredit macet ataupun sudah daftar hitam (DH).”pungkasnya.

Scrinshot via pesan whasapp oleh Tvbi dari kepala unit BRI, Karlys, yang telah mengklarifikasi rilisan berita konfirmasi tersebut.foto

Terkait berita di atas yang bersumberkan dari Tambunpos, Reporter TVnya Buruh mengonfirmasi lewat via pesan whatsApp ke kepala unit BRI aek songsongan, Karlys Samuel Marpaung sekira pukul 15:23 Wib (1/10) menunjukan klarifikasinya lewat salah satu media yang ada di Asahan. Namun, redaksi TVnya Buruh berharap hak jawab kepala BRI tersebut harus membantah lewat via pesan WhatsApp dan rekaman video Wawancara Reporter TVnya Buruh.

 

“Sementara itulah dulu yang dapat saya sampaikan pak. Izin.. awal bulan kami masih sibuk. Nanti kita susun utk diskusi selanjutnya.” Ujarnya

 

Reorter: Ahmad Jais

banner 468x60