Medan (Rabu, 15/7/2026) | Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sudah melakukan klarifikasi ke Pertamina soal peristiwa antrean panjang di SPBU yang terjadi dua hari terakhir. Berdasarkan laporan dari Pertamina, Bobby bilang peristiwa ini terjadi karena ada pemberhentian massal sopir truk BBM.
“Yang disampaikan pertamina, bukan kelangkaan BBM-nya, tapi yang langka itu katanya adalah, pengemudi yang ngantar BBM-nya, jadi distribusinya!. Persoalannya!, karena, driver yang bawa truk BBM-nya itu! kemarin, disampaikan tadi, itu terjadi pemberhentian massal sehingga banyak truk pengangkutnya tidak bisa beroperasi.” Ucap Bobby (14/7/2026).
Pemprov Sumut disebut telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memakai personel TNI/Polri untuk membawa truk BBM. Hal itu dilakukan sampai perekrutan supir truk BBM yang baru selesai.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina, TNI/Polri, kami dari TNI/Polri siapkan driver, cek pengamanan untuk bisa mengganti sementara driver yang hari ini belum selesai perekrutannya, jadi kami minta mulai malam ini dari TNI/Polri sudah ready jumlah personel untuk kontrol, Pertamina sedang berkoordinasi berapa jumlah yang dibutuhkan pemerintah siap men-cover sementara,” ujarnya.
Bobby meminta agar permasalahan internal Pertamina jangan sampai mengganggu kehidupan masyarakat. Bobby menilai Pertamina harusnya memberikan informasi terlebih dahulu kepada masyarakat.
“Tanya mereka bagaimana mereka meng-hiring, kami tidak ikut campur ke sana. Yang pasti jangan sampai masalah internal mengganggu kehidupan masyarakat, jadi saya minta tadi hal seperti ini tolong diinformasikan karena dampak dari diinformasikan dari kami sampaikan jangan udah kejadian baru disibuk-sibukin,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah SPBU di Medan diduga kehabisan pasokan BBM jenis Pertalite hari ini. Pertamina Sumbagut buka suara terkait kekosongan pasokan di beberapa SPBU.
Dikutip dari detikSumut, Senin (13/7), sejumlah SPBU kehabisan stok BBM Pertalite seperti SPBU Jalan Williem Iskandar, SPBU Jalan Lau Dendang, SPBU Simpang Selayang, dan beberapa SPBU lainnya.
“Pertalite kosong dari jam 8 pagi tadi, belum tahu masuk lagi jam berapa,” ungkap seorang pegawai SPBU di Medan.
Editor: Ahmad Jais Sembiring
Langsung ke konten








