Berita  

Tabung CNG 3 Kg Merah Putih Dipasok dari China, Laode: Bakal Uji Teknis

Share

Jakarta (Selasa, 30/06/2026) | Kementerian ESDM mengungkap, pada fase awal pengadaan tabung CNG Merah Putih 3 kg, pemerintah akan mendatangkan prototipe dari China. Dirjen Migas Laode Sulaeman menyebut sekitar 15 unit tabung bakal masuk uji teknis pada Juli 2026 sebelum didistribusikan luas ke masyarakat. “Bulan Juli ini dibuat prototipe untuk diuji. Belasan unit, sekitar 15. Saat ini dari China saja,” kata Laode di Gedung DPR RI pada Senin (29/6/2026).

Tabung yang diimpor memakai teknologi Tipe 4 berbahan komposit, jauh lebih ringan dibanding tabung logam biasa. Pilihan ini agar transisi dari LPG ke CNG tidak memberatkan rumah tangga. Laode memaparkan evolusi material tabung: Tipe 1 full logam, Tipe 2 campuran peringan, Tipe 3 lebih ringan tapi masih berat, dan Tipe 4 komposit yang paling ringan. “Kita harus bikin yang ringan supaya emak-emak nggak merasa penggantinya berat,” tegasnya.

Prototipe akan diuji di Lemigas meliputi uji tekanan, keamanan katup, hingga standar keselamatan menyeluruh. Keselamatan jadi syarat mutlak sebelum CNG Merah Putih dilepas ke pasar. “Setelah uji di Lemigas, kalau lolos satu tahap lagi sudah bisa diimplementasikan dan diedarkan tahun ini,” ujar Laode.

Soal harga, pemerintah akan mematok CNG 3 kg setara LPG 3 kg bersubsidi agar tetap terjangkau. Meski harga ke konsumen sama, simulasi menunjukkan subsidi negara bisa ditekan sampai 30%. Ke depan, jika pemakaian masif, pemerintah akan dorong investor China membangun pabrik tabung di Indonesia. “Kalau jumlahnya besar, kita punya bargaining untuk minta mereka produksi di sini,” tutup Laode.

Editor: Ahmad Jais Sembiring

banner 468x60