LABUHANBATU | Pimpinan Cabang Serikat Perkebunan dan Kehutanan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC-SPPK-FSPMI) Kabupaten Labuhanbatu Melakukan Aksi Unjuk Rasa Damai di berbagai titik lokasi kota Rantau Perapat pada Rabu tanggal, 09-04-2025.
Unjuk Rasa dilakukan Atas Kesempatan antara kedua belah pihak, Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Perkebunan dan Kehutanan, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC-SPPK-FSPMI) dengan Pimpinan Unit Kerja, Serikat Pekerja Perkebunan dan Kehutanan, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK- SPPK-FSPMI) yang berbeda di kabupaten Labuhan Batu, Titik Keberangkatan Massa Dari Perkebunan Masing-Masing.
Sejumlah Massa Yang ikut Serta Aksi Unjuk Rasa Damai tersebut, 1.500 (Seribu lima Ratus) Orang, Peserta Aksi berasal dari Pengurus dan Anggota Serikat SPPK-FSPMI dan Seluruh PUK Karyawan atau Pekerja yang sudah menjadi Anggota Serikat disetiap Perusahaan perkebunan Kelapa Sawit yang ada di Wilayah Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
titik kumpul massa aksi di Mesjid Asrama Haji Rantau Perapat,
“Untuk tujuan aksi yang pertama menuju Kantor Wasnaker Provinsi Sumut wilayah IV Jalan Kihajar Dewantara Sioldengan Kecamatan Rantau selatan, selanjutnya Simpang Enam Kota Rantauprapat, kemudian Kantor Bupati Kabupaten labuhanbatu dan Kantor DPRD kabupaten Labuhanbatu.” Aksi dimulai Pukul: 09.00 Wib s/d Pkl 17. 00 wib, Dan Penanggung jawab Aksi, WARDIN (Ketua PC-SPPK-FSPMI Kabupaten Labuhanbatu) Pimpinan Aksi, 1. WARDIN (Ketua PC-SPPK-FSPMI Kabupaten Labuhanbatu ) 2. Budi S. Siregar SH. (Sekretaris PC-SPPK-FSPMI Kabupaten Labuhanbatu) 3. Surya Dayan SH (Ketua KC-FSPMI Labuhanbatu Utara) dan Kordinator Aksi di libatkan Seluruh Ketua PUK-SPPK- FSPMI Kabupate Labuhanbatu.
Perlengkapan ataupun peralatan aksi dengan membawa Mobil Comando, Sound System, Toa, Baliho, Spanduk, Bendera, Poster, Brosur, kenderaan angkut massa yang terdiri dari sekitar 500 unit Sepeda Motor.
Adapun isi tuntutan Aksi yang akan disampaikan Oleh WARDIN Selaku Ketua PC.SPPK.FSPMI yakni :
1. Copot KUPT Wasnaker Provinsi Sumut wilayah IV;
2. Hentikan Pemotongan Bonus Tahun 2024 di Asian Agri Group;
3. Angkat Pekerja BHL menjadi SKU di Asian Agri Group;
4. Hentikan Pelibatan Istri dan anak untuk membantu menyelesaikan pekerjaan (Gerdang);
5. Periksa seluruh perusahaan yang membayar upah dibawah ketentuan;
6. Lanjutkan pemeriksaan seluruh laporan SPPK.FSPMI yang masuk ke Wasnaker Provinsi Sumut Wilayah IV
7. Periksa Seluruh izin HGU dan plasma perkebunan yang ada diLabuhan batu Raya.
Lebih lanjut, WARDIN Selaku Ketua PC-SPPK-FSPMI ber Orasi didepan Kantor KUPT Wasnaker Menyampaikan tentang berkas atau Laporan terkait permasalahan pekerja buruh yang bekerja di Perusahaan Perkebunan, yang sudah dimasukkan di kantor KUPT Wasnaker provinsi Sumatera SU Wil IV, agar Segera di Tuntaskan, Jangan di diamkan, kasihan mereka yang tertindas, karena nasib mereka sudah ditanamkan di kantor KUPT, Saya minta agar segera dituntaskan kasus yang sudah dimasukkan berkas kepada KUPT terkait permasalahan pekerja buruh yang bekerja di Perusahaan Perkebunan, apa bila tidak ada penyelesaian kasus ini dalam waktu dekat, maka kami kembali datang lebih seru dibandingkan kedatangan kami pada hari ini. “Tegas Wardin”
Selajutnya Aksi tetap berlanjut menuju ke Simpang Enam Tugu kota Rantau Perapat Kabupaten LabuhanBatu, dan juga massa singgah sekitar satu jam kurang lebih untuk menyampaikan aspirasi yang sedang dialami pekerja buruh di Perusahaan Perkebunan sekarang ini.
Kemudian Aksi Unjuk Rasa balik atah menuju kantor Bupati dan kantor DPRD Kabupaten LabuhanBatu, ketua Wardin Selaku Pimpinan Aksi kembali Orasi didepan Kantor Bupati dan menyampaikan beberapa hal point sesuai tuntutan, tidak menunggu waktu, langsung di sambut baik oleh Asisten 1 dan Ketua DPRD beserta DPRD lainnya dan langsung di ajak Ketua PC-SPPK-FSPMI bersama pimpinan aksi dan juga pengurus Ketua PUK SPPK FSPMI masing-masing untuk diskusi di Ruang Rapat Bupati LabuhanBatu, dan hasil diskusi antara pihak Pemerintah dengan pihak Serikat, menyikapi tuntutan Para massa yang telah disampaikan, Ketua DPRD dan Pihak Pemkab LabuhanBatu berjanji akan Secepatnya Memanggil 5 pimpinan perusahaan Asian Agri Group dalam waktu dekat tanggal 17-18 April ini akan diadakan Pertemuan tatap muka antara pihak Pimpinan Perusahaan dan pihak Serikat dan semua intrumen pemerintah.
Reporter: Odirman Zalukhu

