SIDOARJO | TVNYABURUH, – Aksi mogok kerja yang digelar oleh PUK SPAI FSPMI PT Indopack Sejahtera di Krian, Sidoarjo, pada Selasa (24/6/2025) mengalami tekanan berat. Sekitar pukul 14.00 WIB, tenda perjuangan yang selama ini didirikan oleh para buruh untuk menjaga aset perusahaan sebagai jaminan hak, digeruduk oleh puluhan orang tak dikenal yang diduga preman.
Kejadian bermula ketika sejumlah orang datang ke lokasi mogok dan memaksa agar gerbang perusahaan dibuka dengan dalih ingin mengeluarkan satu unit mobil. Karena jumlah buruh yang berjaga sangat sedikit dan situasi tidak seimbang, pimpinan unit kerja dan pengurus cabang akhirnya sepakat untuk memberikan izin hanya untuk satu mobil keluar, demi menghindari konflik fisik.
Namun ternyata, setelah gerbang dibuka, situasi berubah drastis. Para preman justru langsung mengeluarkan empat truk berukuran besar, dan kembali memasukkan tiga truk besar lainnya ke dalam perusahaan. Tanpa bisa berbuat banyak, para pekerja yang tengah mogok hanya bisa menyaksikan dengan sedih proses pengeluaran barang-barang dari dalam pabrik — barang-barang yang selama lebih dari satu bulan mereka jaga sebagai simbol dan jaminan atas hak-hak mereka yang belum dipenuhi.
Insiden ini menjadi pukulan telak bagi perjuangan buruh PT Indopack Sejahtera yang telah menunjukkan keteguhan dalam menuntut hak-hak normatif mereka. Kejadian ini juga menunjukkan lemahnya perlindungan terhadap aksi mogok yang sah, ketika kekuatan massa justru dikalahkan oleh tekanan premanisme yang dibiarkan begitu saja.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen maupun aparat keamanan terkait tindakan pengosongan paksa ini.

