Site icon Tvnya Buruh Indonesia

Penyelidikan Kasus Penembakan yang Menewaskan Ketua PP Tanjung Morawa, Mulai Menunjukkan Titik Terang?

Sumut (Selasa, 19/10/2026) | Penyelidikan kasus penembakan yang menewaskan Wakil Komandan Komando Inti (Wadan Koti) MPC Pemuda Pancasila Deli Serdang, Doni Pacek, mulai menunjukkan titik terang. Terduga pelaku penembakan tersebut disebut berasal dari organisasi kemasyarakatan (ormas) yang sama dengan korban.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Direktorat Reskrimum Polda Sumut dan Polresta Deli Serdang, terduga pelaku penembakan berasal dari organisasi yang sama dengan korban,” kata Ferry, Selasa (20/10/2026).

Ferry membantah informasi yang menyebutkan terduga pelaku berasal dari ormas lain. Namun, dia meminta masyarakat menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

“Mohon waktunya, akan kita ungkap semua. Untuk terduga pelaku sendiri, dari hasil penyelidikan kita berasal dari organisasi yang sama dengan korban,” ujarnya.

Sebelumnya, tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut menangkap tiga terduga pelaku penembakan yang terjadi di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (18/10/2026) malam.

“Sudah ada tiga orang terduga pelaku yang diamankan. Iya, mereka anggota ormas (organisasi masyarakat),” kata Ferry, Senin (19/10/2026) malam.

Meski demikian, Ferry mengatakan motif penembakan masih didalami. Sebelumnya, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan perselisihan antarormas.

 

“Motifnya masih didalami,” ujarnya.

Ferry menjelaskan, kasus penembakan yang menewaskan Doni Pacek dan melukai dua orang lainnya awalnya ditangani Polresta Deli Serdang. Namun, penanganan kasus tersebut kemudian diambil alih Ditreskrimum Polda Sumut.

“Terakhir saya dengar kasus penembakan itu telah diambil alih Direktorat Reskrimum Polda Sumut,” jelasnya, dilansir dari medanbisniddaily.

Penembakan terjadi di persimpangan tiga Jalan Limau Mungkur, Gang Bidan, Dusun III, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (18/10/2026) malam.

Saat kejadian, Doni Pacek sedang mengemudikan mobil bersama tiga temannya. Penembakan oleh orang tidak dikenal tersebut menyebabkan Doni meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

 

(Red/Ajs)

Exit mobile version