Site icon Tvnya Buruh Indonesia

Pelaku Penista Azan di Tanjung Morawa Meski Sudah Meminta Maaf, Dibuly Fotonya di Edit Berciuman Dengan Manusia Babi, Begini Kata Ketua BKM Al Mutaqin?

Deli Serdang (Kamis, 17/9/2026) | Diduga pelaku penista agama Julianayen kini di Bullying (Buly) habis-habisan meski sudah meminta Maaf kepada ummat muslim, hingga foto nya beredar berciuman dengan manusia berwujud Se-ekor Babi diserial film Kera Sakti di sosial media yang di edit oleh oknum warga yang terlalu berlebih-lebihan.

Sebelumnya, pelaku Julianayen yang diduga menghidupkan musik di gudangnya tepat bersebelahan dengan Masjid Al Mutaqin saat azan berkumandang, ia ditegur oleh warga jamaah Masjid tersebut, namun, teguran itu ia abaikan hingga picu keributan dilokasi gudang dan berakhir meminta Maaf.

Setelah viral Julianayen di sosial media tersebut, dan pada akhirnya meminta maaf kepada seluruh ummat muslim di Indonesia khususnya warga kabupaten deli serdang, kini dirinya tak henti-henti di buly oleh netizen di sosial media, bahkan ada juga yang membela dirinya (Julianayen).

Dari foto gambar tersebut terlihat Julianayen di edit berciuman dengan manusia babi yang membintangi film Kera Sakti yakni Cu Patkay di share oleh Dimas Suam disalah satu grup facebook ANTAM yang di edit menggunakan AI oleh oknum yang tak bertanggungjawab.

Terkait hal ini sudah merugikan dirinya sebagai warga negara Indonesia yang taat pada hukum yang sudah meminta maaf kepada seluruh ummat islam hingga menimbulkan pencemaran nama baik dirinya.

Ketua BKM Masjid Al Mutaqin Mulyadi membenarkan kejadian itu dan pelaku sudah meminta maaf secara lisan dan secara video yang beredar kepada jamaah dan warga sekitaran Masjid Al Mutaqin saat berada di Polsek Tanjung Morawa.

“Harapan saya sebagai ketua BKM Masjid Al Mutaqin simpang permina tanjung morawa, berharap kepada seluruh ummat islam untuk menjaga toleransi bersama, dan menjaga perdamaian di tanjung morawa, jangan sampai membuat keributan ataupun menyebarkan berita-berita yang tidak sesuai ataupun berita hoaks sehingga terjadi perselisihan yang lebih parah lagi, karena kami BKM dengan pelaku sudah berdamai, pelaku juga sudah meminta maaf, mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang kembali dikemudian hari.” Ujarnya Rabu, (16/9).

Reporter: Ahmad Jais Sembiring

Exit mobile version