Rokan Hilir (Minggu/24/05/2026) Pilar Ke IV Demokrasi Pembangunan Nasional, hingga kini masih terus menyoroti dugaan hancurnya negeri yang dijuluki 1000 kubah ini.
Hal itu terlihat dari sederetan persoalan Pemerintah Daerah Pemkab Rokan Hilir yang mana hingga kini masih terus bergeming dalam hal kehancuran.
Jika melihat dari ketidak berdayaan Pemerintah Daerah Pemkab Rokan Hilir, yang hanya bisa mengandalkan transferan dana dari pemerintah Provinsi dan Pusat, maka kuat dugaan, bahwa PAD Dirohil tak bisa di andalkan sebagai pendapatan Asli Daerah.
Dalam persoalan ini, Ketua Inakor Riau Unandra M. Saleh Mengatakan ” Tentang sebuah kekecewaan yang kerap kali di dengarnya keluar dari bibir masyarakat, yang seakan-akan menggambarkan bahwa negeri 1000 kubah ini seperti tidak bertuan, untuk itu, sebagai lumbung pendapatan asli Daerah, harusnya Bapenda Rohil bisa bekerja secara maksimal, demi kemajuan daerah ini ” Ucap Unandra.
Sebagai ketua Inakor DPW Provinsi Riau, kita sangat menyayangkan, jika Bapenda Rohil hanya berjalan di tempat, di saat keuangan Daerah Pemkab Rokan Hilir yang tengah Porak-poranda, oleh karenanya, kita meminta kepada Pemerintah Daerah( Bupati Rokan Hilir) agar bijak dalam menyelesaikan masalah yang ada, juga melakukan tindakan Internal terhadap pejabatnya yang diduga kuat tak mampu bekerja” Pungkas Unandra Saat Di wawancarai di rumah kediamannya pada sabtu semalam di seputaran Kota bagan siapi api.
Sementara itu, di sisi lainya, Bapenda Rohil Dan juga BPKAD masih terseret bungkam saat publik mempertanyakan tentang kinerjanya.
Reporter: Handoko Afriyadi

