Site icon Tvnya Buruh Indonesia

Krisis Keuangan Daerah Pemkab Rohil, Di Perparah Dengan Kinerja BAPENDA Rokan Hilir Yang Diduga Kuat Tak Mampu Bekerja

Rokan Hilir (Sabtu/09/05/2026) | Dugaan krisis keuangan Daerah Pemkab Rokan Hilir tampaknya sudah menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang terlibat dalam berjalannya roda Kepemerintahan Daerah ini. 

 

Ucapan tersebut di sampaikan oleh masyarakat, baik dari kalangan kontraktor, tenaga kebersihan, (DLH) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada publik di seputaran Kota Bagan Siapi-Api. 

 

Dalam persoalan tersebut, beragam keluhan yang keluar dari ucapan masyarakat, intinya berujung pada krisis keuangan Daerah, yang mana terlihat kian lama, semangkin memprihatinkan. 

 

Mirisnya, dalam keluhan tersebut, sampai sekarang ini belum ada tindakan extra dari Pemerintah Daerah Pemkab Rokan Hilir, dalam menaklukkan keresahan dikalangan masyarakat, yang disebabkan dugaan lumpuhnya keuangan Daerah ini. 

Menghadapi situasi seperti ini, publik mulai menyoroti kinerja Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) yang mana OPD tersebut, adalah Organisasi Pemerintah Daerah yang terlibat kuat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 

 

Akan tetapi, PAD yang selama ini berjalan diduga kuat tak mampu menompang beban Daerah, sehingga keluhan dan ancaman bagi kemajuan daerah tak bisa dihindarkan. 

 

Mirisnya, saat dikonfirmasi pada jum’at semalam, Kepala Badan Pendapatan Daerah Fery Parya, diduga kuat sengaja bungkam melalui via Whatsapp-nya.

 

Reporter: Handoko

Exit mobile version