Site icon Tvnya Buruh Indonesia

Tumpukan Alasan Di Balik Krisis Keuangan Daerah, Bupati Rohil Diminta Turun Tangan

Rokan Hilir (Rabu, 10/06/2026) | Dugaan merosotnya Keuangan Daerah Pemkab Rokan Hilir, adalah bukti nyata yang tidak terbantahkan, kejadian tersebut, berkesesuaian dengan rintihan yang terus menggema di kalangan masyarakat, baik itu pejabat Pemerintah Daerah maupun pihak-pihak lainnya seperti Kontraktor. 

 

Data menunjukkan, hingga terjadinya pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai, (TPP) yang mana kini telah merosot jauh hingga 50%, kejadian tersebut juga di perparah dengan sendatan gaji para pegawai, baik itu pejabat tinggi dan sederetan pejabat aktif lainnya. 

 

Dugaan sementara, kejadian tersebut di sebabkan lambanya transfer pemerintah pusat ke daerah, sehingga keluhan seperti ini tak bisa dihindarkan.

Dalam persoalan ini Fauzi Effrizal Sekda Rokan Hilir mengatakan ” Bahwa pihaknya sedang berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi masalah ini, sebagai pemerintah Daerah, kita tentuya tidak diam dalam menghadapi situasi seperti ini ” Ucap Fauzi Effrizal saat dikonfirmasi publik pada Selasa semalam melalui via Whatsapp-nya. 

 

Sementara itu, di sisi lain, para pejabat maupun ASN lainnya, mereka mengakui, tentang terjadinya pemotongan TPP pegawai yang terbilang di luar nalar, ” TPP kami telah di potong sebanyak 50% ” Ucap para ASN Rokan Hilir saat bertemu dengan awak media. 

 

Disisi terpisah, Dampak dari merosotnya Keuangan Daerah ini, juga di kaitkan dengan lambatnya infrastruktur pembangunan, mirisnya kejadian ini belum ada jawaban pasti dari Pemerintah Daerah Pemkab Rokan Hilir untuk menyelesaikannya. 

 

Reporter: Handoko

Exit mobile version