Sumut (Rabu, 21/10/2026) | Polda Sumatera Utara telah mengamankan tiga orang saksi penembakan Doni Pacek warga Tanjung Morawa Pekan imbas dari bentrok di Bangun Rejo beberapa hari yang lalu. Doni Pacek yang juga sebagai kader Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang menghembuskan nafas terakhirnya usai ditembak.
Sebelumnya, Doni Pacek dilarikan kerumah sakit terdekat, namun, diduga ia meninggal dunia di dalam mobil toyota yaris warna putih usai ditembak oleh OTK (Orang Tak Dikenal). Terjadinya penembakan itu di Dusun IV, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang pada Minggu (18/10) sekira pukul 22:00 Wib.
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polisi Daerah Polda (Polda) Sumatera Utara, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H. membenarkan kejadian tersebut dan telah mengamankan 3 orang kunci saksi penembakan Doni Pacek. Sedangkan untuk otak pelaku maupun keterlibatan pihak lain masih dalam penyelidikan.
“Beberapa hari yang lalu terjadi penembakan terhadap salah seorang yang masuk dalam ormas di wilayah deli serdang dan sudah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara. Dan kami sudah mengamankan 3 orang yang saat ini statusnya sebagai saksi.” Ujarnya
“Untuk pelaku utamanya yang saat ini, dianggap otak pelakunya masih dalam pencarian (penyelidikan.red) dan untuk motifnya masih dalam pedalaman tapi juga motif pribadi.” Tutup Kombes Ferry Walintukan
Polda Sumut memastikan kasus ini masih terus diusut, Polisi juga masih menyelidiki dugaan keterlibatan pihak lain.
Untuk penanganan, penembakan yang menewaskan Doni Pacek diambil alih dari Polresta Deli Serdang, ke Polda Sumut.
(Red/Ajs)

