Site icon Tvnya Buruh Indonesia

Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung Pelemparan Batu oleh Warga ke Aparat TNI

Aceh (Jumat, 6/11/2026) | Mabes TNI AD mengeluarkan pernyataan resmi berisi kronologi insiden penertiban bendera yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia di Meunasah Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh.

Dalam keterangan pers resmi TNI AD di Jakarta, Kamis (5/11/2026), peristiwa bermula dari upaya penertiban bendera Bulan Bintang yang dikibarkan dalam peringatan atau kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pulo Keunari. Namun, dalam siaran pers tersebut tidak dijelaskan secara rinci pihak yang mengibarkan bendera tersebut.

Menurut siaran pers tersebut, aparat TNI dan Polri sudah melakukan pendekatan persuasif dan humanis ke penyelenggara acara. Namun, panitia tetap bersikeras tidak menurunkan bendera Bulan Bintang.

Dalam proses penertiban di Desa Pulo Keunari, warga terus melakukan penolakan dan berujung aksi pelemparan batu ke arah aparat.

Dengan pertimbangan situasi mengancam personel, pihak aparat memutuskan melakukan tindakan pengamanan. Disebutkan memang ada penggunaan senjata, namun aparat menggunakan peluru hampa dan peluru karet.

“Namun, karena massa terus melakukan tindakan anarkis dan keselamatan personel terancam, dilakukan tindakan pengamanan secara bertahap dengan mengeluarkan tembakan peringatan menggunakan munisi hampa, kemudian munisi karet,” demikian dikutip siaran pers dari ANTARA tersebut.

Setelah massa membubarkan diri, personel TNI menurunkan Bendera Bulan Bintang di lokasi kegiatan.

Disebutkan 14 warga menjadi korban, yaitu satu orang meninggal dunia dan 13 orang mengalami luka-luka.

Selain itu, enam personel TNI juga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan pengobatan.

Korban meninggal dunia bernama Abzalul Riza, warga Desa Dayah Gampong Baro, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie. Jenazah telah dimakamkan pada Kamis (5/11/2026) pukul 01.00 WIB di pemakaman umum Desa Dayah Kampong Baru, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.

TNI AD pun menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya warga dalam peristiwa tersebut serta berharap seluruh korban luka segera pulih.

Reporter: Ahmad Jais

Exit mobile version