Rokan Hilir (Sabtu, 12/09/2026) | Roda Kepemerintahan Daerah Pemkab Rokan Hilir, Hingga kini masih terus mendapat sorotan yang serius di kalangan publik, sebab terindikasi pada pintu kehancuran.
Hal itu di sebebkan, adanya Dugaan yang seakan-akan membenarkan peristiwa tersebut, sehingga hancurnya roda kepemerintahan daerah ini tak bisa di hindarkan.
Bukan tanpa sebab dan alasan yang jelas, jika melihat sikon roda kepemerintahan daerah yang saat ini berjalan sangat lambat, dalam mengoptimalkan realisasi pembangunan infrastruktur, ataupun penyelesaian masalah tunda bayar kegiatan, maka kuat dugaan bahwa Pemkab Rokan Hilir tak punya banyak kemampuan.
Untuk itu, Muhammad Fadli adli mengatakan bahwa ” dalam masa tiga tahun delapan bulan menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir, H. Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si., kini hanya bisa menghadapi sorotan tajam, di kalangan publik, terkait efektivitas kinerjanya, dan juga koordinasi Pemerintahan Daerah, ternilai hanya sebuah retorika belaka ” Ucap Fadli
Lanjut M. Fadli” sebagai mana yang telah kita ketahui, bahwa menduduki jabatan sebagai Sekda Rohil secara definitif sejak Januari 2023 lalu, Namun, masa jabatan yang cukup panjang tersebut dinilai justru tidak sepenuhnya berbanding lurus, dengan capaian prestasi sehingga terciptanya perubahan telak tata kelola Pemerintahan maupun pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat” Ucap M Fadli.
Sementara itu, diketahui, Lanjut M. Fadli” Kritik terhadap Roda Kepemerintahan Daerah yang tengah porak-poranda seperti ini, bukanlah pertama kalinya untuk dimulai, bahkan sempat terjadinya aksi unjuk rasa dari masyarakat terhadap Pemerintah Daerah, yang pernah terjadi, dan itu adalah bukti nyata dan tamparan keras terhadap Pemerintah Daerah dalam membangun Rokan Hilir kedepannya” Ucap M.Fadli
Untuk itu, lanjut M.Fadli, Sudah sepantasnya Kepala Daerah ( Bupati Rokan Hilir) kembali menata ulang terhadap pejabat Pemerintah Daerah Pemkab Rohil yang diduga kuat tak mampu bekerja ” Pungkas M.Fadli pada Sabtu 12 September 2026 melalui via WhatsApp.
Reporter: Handoko

