Deli Serdang (Selasa, 4/11/2025) | Kondisi jalan kampung dusun 4 sememe batu desa sidomulyo kecamatan biru – biru kabupaten deli serdang rusak parah tak dapat perhatian pemerintah desa sidomulyo. Warga yang mulai jenuh dengan jalan rusak tersebut, berinisiatif untuk memperbaikinya dengan menggunakan dana swadaya.
Diketahui, jalan yang berlobang dan rusak parah menjadi jalur utama yang setiap hari dilalui masyarakat untuk beraktivitas. Dini hari minggu, 2 November 2025, masyarakat melakukan gotong royong dengan menimbun jalan sepanjang 400 meter yang berlobang dan rusak parah, selain menimbun jalan menggunakan sirtu, warga juga memasang bola lampu untuk penerangan jalan. Aksi ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan, meski menggunakan dana masyarakat sendiri.
Warga berharap, langkah mereka menjadi perhatian bapak bupati Deli Serdang Asri Luddin Tambunan yang selalu respon, tanggap dan cepat terhadap keluhan masyarakatnya di deli serdang. Dan juga berharap kepada bapak bupati untuk memperbaiki infrastruktur jalan sememe batu warga dusun 4 desa Sidumulyo dan tidak lagi berharap kepada pemerintahan desa sidomulyo yang di pimpin kepala desa bernama Sastrawan.
Terpisah tokoh pemuda, edo tarigan mengapresiasi langkah tersebut dan berharap agar pemerintah kabupaten turun tangan melakukan perbaikan yang lebih permanen.
“Semoga segera ada perbaikan jalan, apalagi kita ketahui pemerintah desa sidomulyo mempunyai anggaran dana desa cukup besar senilai miliaran rupiah. Ujarnya
“Pernah saya komunikasikan ke kepala desa sidomulyo sastrawan, namun kepala desa diam, belum ada tindakan sampai saat ini untuk sememe batu.” Ujar edo tarigan lagi.
Edo tarigan mengungkapkan dana desa sidomulyo mulai tahun 2023 sampai 2025 menjadi tertinggi di kecamatan biru – biru. Untuk tahun 2025 mencapai 1,4 miliar. Namun, pembangunan tidak pernah menyentuh dusun 4 sememe batu, pembangunan banyak disalurkan ke dusun – dusun lain oleh pemerintahan desa sidomulyo.
Warga “Pak Bupati! Tolong Perbaiki Jalan di Sememe Batu di Desa Sidomulyo Rusak Parah, Kadesnya Tidak Respon”
Kondisi ini mencerminkan masih adanya kesenjangan pembangunan infrastruktur, dimana warga sememe batu sering kali harus turun tangan sendiri untuk memenuhi kebutuhan dasar, termasuk akses jalan yang tidak layak dilalui
Reporter: Ahmad jais

