Site icon Tvnya Buruh Indonesia

Oknum Kepala Kampung Bumi Merapi Diduga Fiktifkan Berbagai Item Pada Bidang Kegiatan

WAY KANAN (Rabu, 27 Agustus 2025) |
Pemerintahan Kampung Bumi Merapi Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan, Melalui Anggara Dana Desa Tahun 2024 telah merealisasikan berbagai program pemerintah.

Namun sangat disayangkan Realisasi Dana Desa Disinyalir dijadikan ajang memperkaya diri pribadi oknum kepala kampung dengan modus operandi Fiktifkan berbagai item pada kegitan diantaranya pada sub bidang pembangunan:

A_ Pengerasan Jalan Usaha Tani (Rabat Beton 1,2 x 0,10 x 205 M) Dusun 2 50.194.000,00

Diantaranya disinyalir difiktifkan:

1. Upah Langsir Pasir 7 Rit 540.000,00 3.780.000,00
2. Upah Langsir Split 2/3 3 Rit 600.000,00 1.800.000,00
3.Solar 30 Liter 12.400,00 372.000,00

B_ Pengerasan Jalan Usaha Tani (Rabat Beton 1,0 x 0,10 x 310 M) Dusun 2 Rp 63.721.200,00

Diantaranya diduga difiktifkan
1. Operator 8 Hok 150.000,00 1.200.000,00
2. Upah Langsir Semen 230 Zak 2.000,00 460.000,00
3. Upah Langsir Pasir 9 Rit 540.000,00 4.860.000,00
4. Upah Langsir Split 2/3 4 Rit 600.000,00 2.400.000,00
5.Upah Langsir Kayu Kelas III 0,9 M3 210.000,00 189.000,00

C_ Pembangunan Gudang makam (4 x 6 ) Meter 43.679.000,00.

Diantaranya diduga difiktifkan
1. Pipa Besi Galvanis 1″ 4 Batang 297.000,00 1.188.000,00
2. Triplek 14 Lembar 85.000,00 1.190.000,00

D_ Pembangunan Gedung/Gudang Kampung 141.788.000,00

Diantaranya diduga difiktifkan
1. Kusen Alumunium 4″ (Coklat/Hitam) 24 M2 150.000,00 3.600.000,00
2. Kaca polos 8″ 11 M2 280.000,00 3.080.000,00
3.Frame Jendela Alumunium 4″ 25 M2 75.000,00 1.875.000,00
4. Frame pintu Alumunium 4″ 25 M2 75.000,00 1.875.000,00

E. BELANJA 20.215.217,00
Belanja Modal Peralatan Mebelair dan Aksesoris Ruangan

Diantaranya diduga difiktifkan

1. Genset 1 Unit 7.000.000,00
Serta berbagai kegiatan lainnya

Hal tersebut terungkap berdasarkan investigasi team media dilapangan serta keterangan sumber dilapangan beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini diterbitkan oknum Kepala kampung Bumi Merapi, Sugito belum dapat dikonfirmasi baik secara langsung maupun via telp WhatsApp pribadi miliknya.

 

Reportert : Deta Suryana

Exit mobile version