Rokan Hilir (Kamis, 16/07/2026) | Publik semangkin dibingungkan tentang sikap dari salah satu pejabat Fungsional Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Pemkab Rokan Hilir (DKPP Rohil).
Diketahui, dalam persoalan ini, bermula dari dugaan kegagalan panen terhadap sawah cetak yang berdiri di Kepenghuluan Palika, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Dusun Batang Kopau.
Tak tanggung-tanggung, luasnya lahan yang telah di buka guna percetakan sawah tersebut di perkirakan seluas 60 hektar lebih,tapi nyatanya mengalami kegagalan panen secara permanen.
Dugaan sementara kegagalan panen tersebut dipicu, ada kelalaian dalam melakukan rancangan terhadap lokasi yang akan di gunakan.
Dalam persoalan ini, Mukhlis salah satu pejabat fungsional Dinas DKPP Rohil, sempat menjelaskan kegagalan panen tersebut di picu kemarau yang sempat terjadi di waktu itu, untuk lebih lanjutnya, silahkan tanya kepada kabid ketahanan pangan DKPP” Ucap Mukhlis secara singkat melalui telpon via whatsapp-nya serta mengirimkan nomor whatsapp kabid yang bersangkutan (Ketahanan Pangan DKPP)melalui pesan whatsapp di beberapa waktu lalu.
Anehnya, setelah pesan Whatsapp Mukhlis kembali di lihat, ternyata pesan tersebut sudah di hapus kembali, terhadap pengiriman nomor kabid ketahanan pangan DKPP Rohil.
Menanggapi persoalan tersebut, publik kembali melakukan konfirmasi terhadap mukhlis melalui via whatsapp-nya pada Kamis Siang 16 Juli 2026 tentang dugaan keterlibatan kabid ketahanan pangan DKPP Rohil di balik kegagalan panen terhadap percetakan sawah di Palika yang telah merugikan negara.
Akan tetapi, mukhlis sendiri diduga kuat sengaja tak memberikan jawabannya saat dikonfirmasi publik melalui via whatsapp tentang keterlibatan Bidang Ketahanan Pangan DKPP Rohil, tentang dugaan kegagalan panen sawah cetak yang telah merugikan negara.
Reporters: Handoko

