Medan (Kamis, 16/7/2026) | PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut membantah isu adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang disebut menjadi penyebab terganggunya distribusi BBM di sejumlah SPBU di Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir.
*Fakta Yang Disampaikan Pihak Pertamina*
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menegaskan pembenahan yang dilakukan hanya berupa evaluasi terhadap awak mobil tangki yang dinilai tidak memenuhi persyaratan maupun memiliki kinerja kurang baik.
*Bantahan Isu Mogok Massal Sopir Tangki Pertamina*
Ia juga membantah isu yang beredar di media sosial terkait adanya mogok kerja sopir mobil tangki.
Untuk mengatasi keterlambatan distribusi BBM, Pertamina telah mendatangkan 41 awak mobil tangki dari luar wilayah Sumbagut.
Selain itu, jumlah armada juga diperkuat dengan penambahan mobil tangki spot charter.
Dikutip dari Tribunmedan, Sunardi menyampaikan bahwa hingga Selasa malam distribusi BBM ke SPBU mencapai sekitar 6.000 kiloliter atau meningkat dibandingkan kondisi normal yang berkisar 5.400 kiloliter per hari.
Editor: Ahmad Jais Sembiring

