Site icon Tvnya Buruh Indonesia

Kisah Tragis 25th Silam Kematian Vokalis Band Malaysia Spoon, Yang Menyanyikan Lagu “Rindu Serindu Rindunya”

TVnya Buruh (Senin, 5/1/2026) | Beginilah kisah tragis Along Spoon, vokalis band Malaysia Spoon, yang namanya melekat kuat lewat lagu legendaris “Rindu Serindu Rindunya”, sebuah lagu yang juga sangat populer di Indonesia pada akhir 1990-an. Di puncak ketenarannya, ia justru menghilang dan tak pernah kembali.

Along, yang memiliki nama asli Sabi’ul Malik bin Shafiee, sedang berada di masa emas kariernya ketika ia dilaporkan menghilang pada 25 Desember 1999. Hilangnya Along memicu tanda tanya besar, karena saat itu Spoon tengah aktif di dunia hiburan, dan Along tidak menunjukkan tanda-tanda ingin menjauh dari publik. Pencarian pun dilakukan oleh teman, keluarga dan pihak kepolisian Malaysia.

Sekira 10 hari kemudian, pada 6 Januari 2000, misteri itu berubah menjadi tragedi. Polisi menemukan jasad Along di kawasan terpencil Jelebu, Negeri Sembilan, tepatnya di lereng bukit pinggir jalan. Kondisinya sangat mengenaskan, jasadnya sudah membusuk dan ditemukan di dalam karung goni, menandakan bahwa kematiannya bukan diakarenakan kecelakaan biasa. Penyelidikan forensik memastikan bahwa Along adalah korban pembunhan.

Spoon – Rindu Serindu Rindunya (Video clip Quality/sumber YT)

Kasus inipun kemudian berkembang serius dan mendapat sorotan dari berbagai media di malaysia.

Polisi menangkap seorang mantan anggota kepolisian Malaysia, Mohamed Ya’cob Demyati, yang akhirnya didakwa sebagai pelaku. Dalam proses hukum terungkap bahwa motif pembunuhan didug4 dilatarbelakangi rasa cemburu dan konflik pribadi, dimana pelaku mencurigai Along memiliki hubungan dengan istrinya.

Pengadilan Tinggi Malaysia pada tahun 2002 menyatakan pelaku bersalah melakukan pembunuhan dan menjatuhkan hukuman mati, sesuai hukum Malaysia saat itu. Putusan ini kemudian dikuatkan oleh pengadilan yang lebih tinggi.

Namun, seiring perubahan sistem hukum di Malaysia yang menghapus hukuman mati wajib, pada tahun 2023 hukuman pelaku diringankan menjadi 33 tahun penjara, dihitung sejak awal penahanannya pada tahun 2000.

Keputusan ini kembali memunculkan diskusi publik dan luka lama di kalangan penggemar yang merasa keadilan terhadap sosok Along tetap menyisakan kesedihan mendalam.

Tragedi Along Spoon menjadi salah satu kasus pembunuhan paling dikenang dalam sejarah musik Malaysia, bukan hanya karena pelakunya, tetapi karena korbannya adalah seorang seniman muda yang sedang bersinar.

 

Sumber: Facebook

Editor: Ahmad Jais

Exit mobile version