Rokan Hilir (Kamis, 1/10/2026) | Hingga saat ini, sederetan masalah Keuangan Daerah Pemkab Rokan Hilir, masih di keluhkan oleh roda Kepemerintahan Daerah itu sendiri, sebab dianggap memiliki banyak ketersinggungan antar satu dengan yang lainnya, sehingga memungkinkan untuk roda Kepemerintahan Daerah terancam lumpuh total.
Mirisnya persoalan dugaan hancurnya manajemen Keuangan Daerah Pemkab Rokan Hilir tersebut, tak hanya di keluhkan oleh satu pihak. melainkan keluhan serupa juga masih terdengar dari sejumlah penjuru yang terlibat dalam roda Kepemerintahan bahkan Pemerintah Desa pun ikut andil dalam merasakan sakitnya, saat menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat, yang haknya masih di ancam secara terang-terangan.
Alhasil, Hingga pada Kamis 01 Oktober 2026 kebanyakan dari pihak Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berkata jujur tentang kesejahteraannya masih porak-poranda. sehingga hal ini menjadi salah satu dasar tersendatnya aktivitas yang maksimal dalam menjalani tugas sebagai pelayan masyarakat.
Dalam perkataan singkat pihak ASN menyebut” Kalau gaji gak usah kita bahas lagi bang, sekarang ini, jangankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Ganti Uang (GU) Kantor aja masih terparkir belum mendapat tindakan sama sekali, belum lagi kegiatan yang lainnya, untuk itu kami sangat berharap agar perubahan yang baik bisa di jalankan oleh Pemerintah Daerah. dengan tidak menelantarkan hak kami sebagai pelayan masyarakat” Ucap Pihak ASN Rohil terhadap publik.
Sementara itu, dari pihak keuangan sendiri belum bisa memberikan kejelasan terhadap publik terkait persoalan tersebut.
Reporter: Handoko

