TVnyaburuh.com (Kamis, 27/8/2026) | Bencana terjadi di koridor wisata Himalaya yang sedang ramai oleh wisatawan dan peziarah internasional.
Kawasan tersebut pada periode ini ramai karena perjalanan ziarah ke Kailash–Mansarovar dan aktivitas trekking. Pemerintah Selandia Baru juga secara khusus mengeluarkan peringatan bahwa banjir berdampak pada kawasan Rasuwa dan perbatasan Nepal–China, tempat banyak wisatawan sedang melakukan perjalanan menuju Mt Kailash.
Penyebab awalnya sempat dikaitkan dengan gempa, tetapi informasi terbaru menunjukkan bencana tersebut kemungkinan besar dipicu oleh runtuhnya massa es/gletser dan batuan (ice-rock avalanche/glacial collapse) yang kemudian membendung dan melepaskan aliran air serta material dalam jumlah sangat besar.
Akibatnya, yang menerjang lembah bukan hanya air, tetapi campuran air, lumpur, batu dan material longsoran dengan kecepatan tinggi. Jalan, jembatan, rumah, fasilitas listrik dan infrastruktur di sepanjang lembah ikut tersapu.
(Red)

