Way Kanan (Kamis, 18/06/2026) | Bupati Way Kanan yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi Kecamatan Negara Batin, Negeri Besar, dan Pakuan Ratu yang dipusatkan di Balai Kampung Purwa Agung, Kecamatan Negara Batin, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan serta Bunda PAUD Kampung/Kelurahan se-Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 untuk wilayah Kecamatan Pakuan Ratu, Negara Batin, dan Negeri Besar. Pengukuhan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Bunda PAUD guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para camat, serta Bunda PAUD Kecamatan dan Kampung/Kelurahan dari tiga kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa pembinaan dan pengukuhan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pendidikan anak usia dini melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan peran seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, sejumlah program strategis yang menjadi fokus bersama antara lain implementasi Wajib Belajar 13 Tahun dengan satu tahun pendidikan prasekolah, sosialisasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI), pencegahan dan penanganan stunting, transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, hingga penguatan kebijakan sekolah ramah anak.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan pengukuhan semata, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Ayu Asalasiyah.
Ia menilai keberadaan Bunda PAUD memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun generasi muda yang unggul dan berkualitas. Dengan sinergi yang kuat antara Bunda PAUD tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kampung dan kelurahan, seluruh anak usia dini di Way Kanan diharapkan memperoleh akses pendidikan yang layak sejak dini.
Ayu juga mengajak seluruh Bunda PAUD untuk aktif berperan di tengah masyarakat dengan mendorong orang tua menyekolahkan anak-anak mereka di lembaga PAUD minimal satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“PAUD bukan sekadar tempat belajar, tetapi fondasi awal pembentukan karakter, tumbuh kembang, dan kesiapan anak memasuki pendidikan dasar. Karena itu, peran Bunda PAUD sangat penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas,” tegasnya.
Selain penguatan kelembagaan, Ayu mendorong percepatan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kampung/kelurahan sesuai Panduan Peran Bunda PAUD Tahun 2025. Keberadaan Pokja tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi, pembinaan, pengawasan, serta pelaksanaan berbagai program pendukung layanan PAUD bermutu.
Pada kesempatan itu, Ayu juga memperkenalkan Portal Pusat Informasi dan Jejaring (PIJAR) Bunda PAUD sebagai wadah digital untuk berbagi informasi, inspirasi, dan praktik baik antar Bunda PAUD di seluruh Indonesia. Melalui platform tersebut, berbagai inovasi dan kegiatan PAUD di daerah dapat terdokumentasi sekaligus menjadi sarana memperkuat jejaring dan kolaborasi.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap penguatan peran Bunda PAUD dapat mendukung berbagai target pembangunan sumber daya manusia, seperti peningkatan angka partisipasi PAUD, keberhasilan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, penurunan angka stunting, serta pemenuhan hak-hak anak melalui program sekolah ramah anak.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparatur kampung, tenaga pendidik, organisasi profesi, dan masyarakat, layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Way Kanan diharapkan semakin berkualitas serta mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Reportert: Deta Suryana

