SHARE NOW

Warga Desa Rawa Sari Kecewa Akibat Ulah Kepala Desa Marah – Marah, ini Penyebabnya?

ASAHAN | TVNYABURUH.Com — Perlombaan Final Super Grasstrack yang memperebutkan Trophy H. Benteng di Desa Rawa Sari Kecamatan Aek Kuasan Asahan yang dilaksanakan pada Minggu, 20 November 2022, Pukul 15:15 wib.

Hal ini bermula saat penonton yang akan menyaksikan perlombaan tersebut, datang dari daerah Kecamatan lain dan bahkan ada juga yang datang dari Kabupaten tetangga.
Namun akhirnya kekecewaan itu timbul saat salah satu dari para penonton tidak di perbolehkan untuk membeli Tiket masuk untuk menyaksikan perlombaan, alasannya di karenakan penonton tersebut tidak mau parkir di lahan yang sudah disediakan oleh panitia pelaksana lomba, di mana mereka lebih memilih parkir ditempat lahan lain.

Anehnya, setelah di telusuri, penonton yang diarahkan untuk parkir di lahan yang sudah disiapkan oleh panitia lomba tersebut, ternyata diketahui bahwa lahan tersebut adalah pemiliknya Khairuddi Nainggolan yang mana sebagai Kepala Desa Rawa Sari tempat perlombaan Final Super Grasstrack yang sedang berlangsung.

Lebih lanju, Khairuddi Nainggolan Kepala Desa Rawa Sari Kecamatan Aek Kuasan Asahan, juga sempat marah dan mengeluarkan kata-kata tidak senonoh, kepada salah satu warga yang juga sebagai penduduk yang juga tinggal di Desa Rawa Sari Kecamatan Aek Kuasan Asahan.

“Alasannya disebabkan karena warga tersebut ikut menyediakan jasa parkir buat penonton di halaman rumah pribadinya, sehingga dianggap mengganggu bisnis lahan parkir Kepala Desa tersebut, padahal sebagai Kepala Desa seharusnya mendukung usaha warga, apalagi lahan yang digunakan milik pribadinya sendiri” Ujar Agus Ramlan

“Seharusnya selaku Kepala Pemerintahan Desa Rawa Sari, tidak pantas mengeluarkan kata-kata kotor kepada warganya sendiri, hanya karena warganya menyediakan tempat parkir bagi para penonton Final Super Grasstrack,” Ucap Agus Ramlan

“Saya merasa kecewa atas tindakan kepala desa yang Berutal dan tidak sewajar nya beliau mengucap kan kata-kata itu kepada kami selaku warganya sendir, demi bisnis atau kepentingan pribadinya,” Pungkasnya.

Laporan: Sofiandi Nasution.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER