SHARE NOW

TikTokers Yang Memviralkan Gibran Menangis Minta Makan Kepada Ibunya, Begini Nasibnya Sekarang

TikTokers Yang Memviralkan Gibran Menangis Minta Makan Kepada Ibunya, Begini Nasibnya Sekarang

 

 

 

 

 

TVNYABURUH.COM | (10/5/2024). Inilah alasan Mohammad Agus, kades ngamuk ke petugas Kemensos yang bantu Gibran.

Tak hanya itu, ia pun mengancam akan polisikan Ahmad Saugi, TikTokers yang memviralkan kondisi Gibran.

Terungkap sosok Muhammad Agus, Kepala Desa (Kades) Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tempat Gibran bocah kelaparan tinggal.

Sosok bocah bernama Gibran viral di media sosial. Bocah asal Bogor ini menangis meminta makan kepada ibunya.  (HO)

Sosok Kades Rawapanjang menjadi sorotan setelah memarahi petugas Kementerian Sosial (Kemensos) yang datang memberikan bantuan untuk keluarga Gibran.

Kades Rawapanjang juga yang mengancam akan melaporkan TikTokers yang merekam kondisi Gibran tengah kelaparan, meski akhirnya diurungkan.

Seperti diketahui, Gibran menjadi sorotan setelah videonya merengek meminta makan ke ibunya viral di media sosial.

Di video yang diunggah akun TikTok Ahmad Saugi. Dalam video itu, tampak bocah 6 tahun ini hanya diberikan garam dan disiram air.

Di bagian lain, sang TikTokers kembali berkunjung ke rumahnya.
Betapa terkejutnya, saat dihampiri, rupanya Gibran dan dua adiknya tak ada yang mendampingi di rumah.

Tanpa banyak bicara, Tiktokers itu mengajak Gibran dan dua adiknya pergi ke tempat makan.

Sesampainya di restoran cepat saji, Tiktokers bertanya alasan Gibran tak mengganti bajunya.

“Gak ada baju lagi,” ucap Gibran dilihat

“Ada celana doang, bajunya tidak ada,” tambahnya.

Kemudian Tiktokers itu kembali bertanya alasan Gibran kerap menangis.

“Diomelin mama, karena tidak boleh makan,” paparnya

“Ibu kerja di kafe, terus kalau makan, aku disuruh makan garam,” sambungnya.

“Kalau ayah sudah pulang, baru makan,” jelasnya.

Tiktokers semakin menahan tangis ketika mengetahui Gibran rupanya diduga sering mendapat siksaan dari ibu kandung.

“Pipi aku dicakar. Dicakar mama,” ungkap Gibran.

Selang beberapa menit kemudian, Kades Rawapanjang mendatangi rumah Gibran dan menegur petugas Kemensos yang memberikan bantuan tanpa seizin perangkat desa.

Kades Rawapanjang, Mohammad Agus, mengatakan petugas Kemensos harus mendatangi kantor Kepala Desa terlebih dahulu sebelum memberikan bantuan.

“Kenapa diarahkan ke sini? Siapa yang mengarahkan ke sini?” tutur Mohammad Agus, Jumat (10/5/2024), dikutip tvnyaburuh.com dari tribun-medan.com

Petugas Kemensos meminta maaf terkait bantuan yang diberikan tanpa melalui izin perangkat desa,
Mendengar jawaban itu, Mohammad Agus mengaku tidak berkenan dengan kehadiran petugas Kemensos dan memberikan bantuan ke warganya.

“Yang pasti iya pak tidak berkenan. Bapak enggak tau kan masalah inti di dalamnya? Bapak cuma melihat kulitnya doang kan.”

“Jadi kita sudah musyawarahkan tempat ini kita close untuk siapapun, kalau memang mau nyari informasi di kantor kami,” sambungnya.

Menurutnya, bantuan yang langsung diberikan ke keluarga Gibran dapat menimbulkan kecemburuan warga lain.

“Bukannya kita tidak menghormati dan tidak berterimakasih atas perhatiannya, kita ingin menjaga hak keluarga.”

“Kita yang mengatur Pak, karena dengan begini akan ada kecemburuan sosial, begini ‘kok yang diperhatikan dia doang, padahal kan masih banyak rakyat kita yang butuh perhatian’,” katanya.

Tak hanya petugas kemensos yang ditegur Kades Rawapanjang, si pengunggah video, Ahmad Saugi pun nyaris dipolisikan.

Ahmad Saugi yang merupakan petugas PLN setempat, terancam dipolisikan karena dianggap membuat nama baik desa Rawapanjang tercoreng.

Mohammad Agus mempermasalahkan tindakan Ahmad Saugi yang merekam bocah tanpa izin.

“Ada banyak hal yang tersirat di dalam video itu, yang jelas si pelaku itu tidak ada izin, udah jelas itu ya bilamana tidak berizin sudah jelas melanggar,” ungkapnya,

Ia menambahkan, wajah bocah dalam video tersebut terlihat jelas sehingga Ahmad Saugi dianggap melakukan pelanggaran.

“Makanya kenapa si tiktok itu men-take down, karena ada gambar anak itu, enggak boleh gambar anak diviralkan.”

“Artinya ada banyak hal pelanggaran-pelanggaran atas apa yang dilakukan oleh si orang yang memviralkan itu,” bebernya.

Setelah Mohammad Agus berdiskusi dengan sejumlah pihak, ia tidak melaporkan Ahmad Saugi dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

“Kalau saya bilang pada saat itu dia akan dijebloskan, jebloskan. Kita masih ada rasa kemanusiaan tadi, mungkin ada kesalahan yang tidak diketahui. Masih kita maafkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ahmad Saugi yang takut dilaporkan membuat video klarifikasi dan meminta maaf ke perangkat Desa Rawapanjang.

Ahmad Saugi juga menghapus video Gibran menangis dari akun TikToknya.

Siapa sebenarnya Kades Rawapanjang Muhammad Agus?

Muhammad Agus menjabat sebagai Kepala Desa Rawapanjang sejak tahun 2020.

Ia meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Rawapanjang dengan mengalahkan tiga kandidat lain.

Muhammad Agus diketahui lahir di Jakarta pada 24 Agustus 1968. Sehingga saat ini, usianya 55 tahun.
Rumahnya berada di Perum Aneka Gas RT 01 RW 23, Desa Rawapanjang.

Ia memiliki seorang istri bernama Djuhana yang berprofesi sebagai Kepala SDIT Mawaddah-Depok.

Muhammad Agus diketahui memiliki seorang anak laki-laki bernama Rahmad Abdullah Muhajir.

Sebelum menjadi kepala desa, Muhammad Agus telah dua kali menjadi Ketua RW.

Pertama, pada 2007-2008, ia menjadi Ketua RW 17 Desa Rawapanjang. Kedua, pada 2008-2020, ia kembali jadi Ketua RW 23 Desa Rawapanjang.

Selain itu, ia juga menjadi Ketua Silat Sibunder pada 2019 hingga sekarang.

Muhammad Agus tercatat bekerja sebagai pengelola SDIT Mawaddah tahun 2006 hingga sekarang di bawah pembina Yayasan KH Asman Umar.

Ia juga menjadi pembina Yayasan Daarul Nada Izati (PAUD, TPA, Yatim-Dhuafa Baitul Ilmi) tahun 2016 sampai sekarang.

Saat mencalonkan diri menjadi kepala desa, Muhammad Agus memiliki misi mewujudkan desa yang bersih, kuat ekonomi, sosial dan kesehatan, serta sejahtera.

Ia memiliki sejumlah program kerja di antaranya membangun kantor desa modern, desa wisata, desa bebas banjir, dan lainnya.

Biodata Kades Rawapanjang, Mohammad Agus:

Nama: Mohammad Agus
Alamat: Perumahan Aneka Gas RT 1/23, Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Agama: Islam

Istri: Djuhana SPd (Kepala SDIT Mawaddah Depok).

Organisasi Kemasyarakatan:

Ketua RW 17 Desa Rawapanjang Tahun 2007-2008.

Ketua RW 23 Desa Rawapanjang Tahun 2008-2020.

Ketua Silat Sibunder Tahun 2019 – sekarang.

Riwayat Pekerjaan:

Pengelola SDIT Mawaddah Tahun 2006-sekarang.

Pembina Yayasan Daarul Nada Izati Tahun 2016-sekarang.

Editor: Jais

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER