SHARE NOW

Tidak Sesuai S.O.P Polisi Pakaian Preman Tangkap dan Menggeledah Rumah Warga di Bandar Selamat Serbelawan, Ada Kejanggalan! Berita Selengkapnya.

SIMALUNGUN | TVNYABURUH —
Terjadinya penangkapan atas nama
Samsir Alam Lubis(Ance) dan Legiman di dusun 3 desa Bandar Selamat kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun yang dilakukan 2 orang oknum polisi berpakaian preman dibelakang rumah saudara Suyanto ternyata tidak sesuai Standard Operating Procedure(S.O.P) serta ada Keganjalan.

Kronologi yang terjadi Sabtu, 20/08/2022 sekira pukul.14.00wib bahwa Syamsir diperiksa dan digeledah dirumah saudara Bambang Dirgantara di desa Bandar Selamat tanpa ada surat penugasan dari Kapolsek Serbelawan AKP Abdullah Yunus Siregar yang dilakukan 2 oknum polisi berpakaian preman, pasalnya Erson Sipayung menyuruh Legiman untuk membeli togel, dan Legiman menitip untuk membeli togel ke Syamsir kepada Ramses sebagai juru tulis toto gelap(togel) tidak terjadi pembelian antara Syamsir dan Ramses, seketika itu Syamsir pun Pulang duduk dibelakang rumah Suyanto.

Kemudian Syamsir pulang kerumah, tidak lama kemudian oknum polisi berpakaian preman datang ke dusun 3 desa bandar selamat, kebetulan Syamsir duduk di Rasbang(Joglo.red) dibelakang rumah Suyanto. Dan Syamsir pun di periksa di geledah disituasi tempat duduk-duduknya para warga(Rasbang,Joglo.red)

Tidak sampai disitu, anehnya kedua oknum polisi tersebut, menggeledah rumah Bambang Dirgantara sebagai menantunya Syamsir tanpa ada ijin pemilik rumah, sebelumnya ditemukan barang bukti oleh oknum tersebut, berupa uang 86ribu, Secarik kertas dengan tulisan nomor disaku Syamsir, dan Hanphone, Sim Card yang sudah rusak ditemukan dirumah Bambang, namun sangat di sayangkan oleh warga setempat, kedua oknum polisi menggeledah rumah Bambang Dirgantara tanpa ada surat penugasan(sprint.red) dan ijin dari saudara Bambang, serta tanpa diketahui Kepala Dusun, Izwan Afandi Hutabarat(Feri) dan Kepala Desa Bandar Selamat M.Rusli.

Bambang Dirgantara menunjukan kamar pribadinya saat digeledah.foto
Kantor Polsek serbalawan.foto

Ini dibenarkan oleh Feri Kadus dusun 3 desa bandar selamat, bahwa warganya digeledah dirumah Bambang dan mau dibawa oleh oknum polisi tanpa diketahui Feri, setelah itu Feri merapat ke lokasi, untuk mencegah warga nya dibawa ke kantor polsek serbelawan tanpa ada surat penugasan dan surat penangkapan, lalu kedua oknum polisi tersebut, menyuruh kadus untuk membawa Syamsir dan Legiman ke kantor Polsek Serbelawan hanya untuk dimintai keterangan, lalu sampai dikantor Polsek Seberlawan bukannya dimintai keterangan malah dimasukan dalam sel tahanan di Polsek Seberlawan.

Kepada awak media Via Whatsapp “Dari keterangan di atas, saya benarkan kejadian ini”. Terang Kadus dusun 3(gamot) Izwan

Kepala desa Bandar Selamat terkait penggeledahan dan penagkapan salah satu warga nya, Muhammad Rusli, mengatakan “saya mendapatkan laporan dari gamot huta 3 bandar selamat(kadus) ada dua orang warga dibawa ke kantor polisi dimintai keterangan,”jelasnya

Terkait penggeledahan dirumah Bambang Dirgantara “engga tau, dan saya tanya pak gamot, setelah terjadi, baru dengar dari gamot(kadus.red)”. Sambung M.Rusli, pukul.13.29wib.

Warga menyayangkan yang telah dilakukan kedua oknum polisi, yang semula Syamsir dibawa oleh Bambang(menantu.red) dan Legiman dibawa Izwan Afandi Hutabarat(Feri) Kadus dusun 3 untuk ke kantor polsek serbelawan di mintai keterangan menggunakan Sepeda Motor yang diminta oleh kedua oknum polisi mengantarkan ke kantor Polsek Serbelawan.

Dan juga warga menyayangkan bahwa atas nama Erson Sipayung dan Ramses tidak ditangkap dimasukan ke sel tahananan polsek serbelawan, “Keganjalan(janggalan.red), ada apa ya”. Ujar salah satu keluarga.

Saat dikonfirmasi oleh awak media Kanit Serbelawan via whatsapp, Iptu S. Sagala mengatakan “Berita tersebut ngak benar itu pak, Pak Ance yg kedua kali ini dan pernah ditahan tahun 2021, Pak Legiman Baru pertama ini pak, saat penggeledahan gamot nya mendampingi pak”. Ujar Kanit Serbelawan. Pukul.15.30wib(kamis, 25/08/2022).

Sambung Gamot(kadus) dusun 3, via whatsapp menjelaskan bahwa, Gamot datang setelah penggeledahan selesai, itu pun diketahui oleh pemilik rumah kehadiran gamot nya, namun surat penggeledahan tidak ada di ketahui pemilik rumah dan gamot.

Sumber: Bambang Dirgantara, Gamot Feri Kades Bandar Selamat, Kanit Serbelawan

#tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER