SHARE NOW

Said Iqbal: Partai Buruh Menang, Rakyat Miskin Indonesia Dapat Biaya Jaminan Makan 500 Ribu / Bulan, Wajib Bukan Bansos

Said Iqbal: Partai Buruh Menang, Rakyat Miskin Indonesia Dapat Biaya Jaminan Makan 500 Ribu / Bulan, Wajib Bukan Bansos

“Haram Hukumnya Orang Miskin Kelaparan di Negri Indonesia, Ketika Partai Buruh Berkuasa”

BOGOR | Itu petikan pidato Presiden Partai Buruh, Said Iqbal diacara Rapat Kerja Nasional Serikat Pekerja Digital dan Transportasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia yang digelar di Pusdiklat FSPMI di Bogor.

Dihadapan ratusan Pengurus Pusat, Pimpinan Cabang dan Anggota PUK SPDT Se Indonesia itu, Said Iqbal yang juga selaku Ketua Majelis Nasional FSPMI itu memacu semangat seluruh anggotanya yang hadir agar jangan ragu lagi untuk memenangkan Partai Buruh pada pemilu 2024 mendatang.

Rakyat kecil, kaum buruh khususnya sudah sangat banyak kesengsaraan, perlunya kita semua melakukan perubahan di negri ini menuju cita- cita Negara Sejahtera.

“Kalau partai buruh berkuasa, rakyat sejahtera, jika ada DPR RI kita maka kita akan usulkan biaya jaminan makanan untuk rakyat miskin 500 ribu/perbulan, yang biayanya ditanggung oleh anggaran negara, bukan bansos, tapi kewajiban negara,” tegas Said Iqbal dengan suara lantang dihadapan anggota SPDT FSPMI yang hadir, Rabu (27/07/2023).

Iqbal merincikan, sesuai data BPS, orang miskin di Indonesia tercatat kurang lebih 27 juta orang, jika dikali 500 ribu perbulan dikali satu tahun maka kurang lebih negara hanya mengeluarkan anggaran kurang lebih 180 juta Triliun rupiah, menurutnya jumlah segitu masih sanggup negara bayar dari APBN yang ribuan Triliun.

“Pejabat korupsi saja setahun bisa lebih dari 400 triliun, kenapa kasih makan rakyat miskin tidak bisa? Apa yang salah di negri kita? Partai Buruh akan berjuang untuk itu,” papar Iqbal.

Dan tahun berikutnya terus akan dinaikan lanjut Iqbal, sehingga orang miskin tinggal memikirkan biaya biaya kebutuhan hidup lainnya, adapun elemen rakyat yang mendapatkan itu nantinya adalah buruh miskin, petani miskin, nelayan miskin, tukang becak, ojol, korban PHK, ibu jamu gendong, pekerja rumah tangga, supir angkot, buruh kontrak dan pengangguran yang tidak punya penghasilan.

“Jadi uang pengadilan mereka yang bekerja kadang ada kadang tidak untuk mencukupi kebutuhan lainya di keluarganya, dan pelan pelan kita perbaiki juga jaminan pekerjaan semua mayarakat Indonesia,” ungkap Iqbal.

Selain itu, Partai Buruh juga memperjuangkan jaminan perumahaan bagi buruh, petani, nelayan, pensiunan TNI, Polri, Guru dan Pegawai Honorer, untuk Itu Iqbal berharap kadernya di seluruh Indonesia baik Partai Buruh dan Organisasi Serikat Buruh pendiri Partai bersungguh- sungguh memanjangkan Partai berlogo rumpun padi ini.

“Saatnya kita berikhtiar, Isyhadu, InsaAllah Partai Buruh lolos Parlementary Threshold 4 persen pada pemilu mendatang, mari berdoa dan semangat,” pungkas Said Iqbal yang disambut kata amiin dari seluruh peserta Rakernas SPDT FSPMI.

#tim/res

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER