SHARE NOW

PT.SMAF Cahaya Mandiri Sub Kontrator PT RAPP, Tidak Menghargai Mediator Disnaker Pelalawan

PELALAWAN | TVNYABURUH — Terkait kasus Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI), Zulkifli adalah pekerja sejak tahun 2006 pada PT SMAF sebagai driver bus karyawan RAPP & PTSI, telah mencapai usia pensiun, yang berdomisili di Pangkalan Kerinci , Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau

Tidak ada kata sepakat pada tahap Bipartit, Kasus tersebut melaju ke ranah Tripartit pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemda Kabupaten Pelalawan.

Maruli Silaban, SH selaku Kuasa Hukum dari Zulkifli telah memohonkan ke Dinas Tenagakerja Kabupaten Pelalawan agar permasalahan tersebut dapat dimediasi sebagaimana aturan perundang-undangan yang berlaku, Maruli yang juga menjabat sebagai direktur Lembaga Bantuan Hukum(LBH) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Riau menjelaskan bahwa permasalahan antar Zulkifli dengan PT SMAF telah ditangani oleh Mediator Disnaker Kabupaten Pelalawan dan telah melakukan pemanggilan sesuai dengan hukum acara Perselisihan Hubungan Industrial.

Zulkifli adalah Pekerja pada PT.SMAF yang sudah mencapai waktu usia pensiun hadir pada ruang Mediasi Disnaker Pelalawan sesuai undang tripartit dari Disnaker Pelalawan sebanyak dua kali, Namun pertemuan pertama PT. SMAF diwakili oleh Kuasa Hukumnya dan pertemuan kedua PT SMAF tidak hadir, namun Direktur utama berkomunikasi dengan Mediator melalui telepon genggam menyatakan agar permasalahan ini dilakukan penyelesaiannya dengan membuat perjanjian bersama. Maruli Silaban , SH selaku kuasa hukum menerima informasi dari Meditor agar permasalahan tersebut diselesaikan pada tingkat Tripartit, Pekeja melalui kuasa hukumnya menyatakan dengan senang hati atas permintaan Direktur PT SMAF, dan Direktur PT SMAF menyatakan kepada Mediator agar penyelesaian tersebut dilaksanakan pada tanggal 15 November 2022. Hal ini dapat dilakukan sebagai bagian dari prosedur UU Nomor 2 tahun 2004 tentang PPHI.

Namum tiba saat hari Selasa tanggal 15 November 2022, sesuai dengan janji perusahaan kepada Mediator untuk di agendakan pelaksanaan Perjanjian Bersama, ternyta PT SMAF mengabarkan bahwa perusahaan mereka tidak ada uang untuk membayarkan hari ini.

Maruli selaku Kuasa Hukum dari Zulkifli sangat kecewa atas perlakuan PT SMAF yang tidak profesional karena tidak menghargai Mediator Disnaker kabupaten Pelalawan.
*”mereka yang berjanji mereka pula yang mengikari”* menurut kami PT SMAF dalam hal ini tidak bertanggung jawab dengan janjinya dan terkesan menyepelekan Mediator Disnaker kabupaten Pelalawan.

Pada saat tim Tvnyaburuh.com menghubungi Mediator Disnaker Kabupaten Pelalawan, mengkonfirmasi hal tersebut, Mediator atas nama Zulkifli membenarkan peristiwa tersebut, dan menyayangkan kejadian ini dan Mediator akan kembali menyurati Direktur PT SMAF untuk hadir menyelesaikan permasalah sesuai dengan janji yang telah diungkapkan kepada Mediator.

Sampai di terbitkan berita ini, Direktur PT SMAF suda di Konfirmasi, namum belum memberikan tanggapan,atas konfirmasi berita ini di terbitkan.

Laporan: Nofri Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER