SHARE NOW

Pisahkan Bisnis Es Krim, Unilever Bakal PHK 7.500 Karyawan!

Pisahkan Bisnis Es Krim, Unilever Bakal PHK 7.500 Karyawan!

 

 

 

JAKARTA | Perusahaan multinasional Unilever akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 7.500 karyawannya secara global. Pemangkasan ini dilakukan sebagai bagian dari program penghematan biaya baru seiring dengan rencana perusahaan untuk memisahkan unit bisnis es krimnya.
Melansir dari The Guardian, Rabu (19/3/2024), jumlah pengurangan karyawan merupakan 5% dari keseluruhan karyawan secara global yang bisa mencapai 128.000 orang. Namun kemungkinan besar PHK massal ini akan berfokus di kantor pusat Unilever London, dan beberapa di unit bisnis di negara lain.

Melalui pemangkasan ini, perusahaan ditaksir bisa menghemat sekitar 800 juta euro atau setara dengan Rp 13,68 triliun (kurs Rp 17.100/euro) selama tiga tahun ke depan. Dengan begitu perusahaan dapat menjalankan rencana pemisahan unit bisnis es krim mereka yang diperkirakan selesai pada akhir tahun 2025.

“Namun itu tidak berarti unit bisnis es krim akan menjadi perusahaan Belanda atau Inggris. Kami sedang mempertimbangkan semua opsi,” terangnya lagi.

Perlu diketahui, unit bisnis es krim Unilever ini menghasilkan lima dari 10 merek terlaris di dunia seperti Wall’s, Magnum, dan Ben & Jerry’s. Unit bisnis ini juga membuat merek seperti Cornetto, Viennetta, Carte d’Or dan Breyers yang cukup terkenal di berbagai negara termasuk Indonesia.

Selama ini, unit usaha es krim Unilever sendiri mampu meraup pendapatan hingga 7,9 miliar euro atau sekitar Rp 135,09 triliun per tahun. Dengan jumlah itu, unit bisnis ini mampu menyumbang 16% dari total penjualan grup.

Bersamaan dengan pengumuman rencana pemisahan ini, saham Unilever naik lebih dari 3% pada hari Selasa (19/3) kemarin. Kondisi ini menjadikannya sebagai saham dengan kenaikan tertinggi di FTSE 100.

#Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER