SHARE NOW

MUI Haramkan UFC, Ini Tanggapan dari Khabib Nurmagomedov?

 

MUI Haramkan UFC, Ini Tanggapan dari Khabib Nurmagomedov?

 

 

 

 

 

 

 

JAKARTA | Petinju muslim asal Rusia, Khabib Nurmagomedov membahas soal hukum UFC yang kini tengah ramai dibahas oleh MUI.

MUI sebelumnya membahas bagaimana tayangan UFC dinilai haram karena merusak syariah ajaran Islam.

Hal itu disebutkan melalui sumber dari kajian syariah hukum islam mengenai pertandingan adu pukul dan adu tendang antar-manusia yang sifatnya haram.

Menurut MUI, para pelaku yang melakukan tinju berarti merusak raganya sendiri juga raga orang lain.

“Adu ayam saja haram, apalagi adu manusia. Haram ini karena yang melakukan merusak dirinya sendiri juga orang lain. Ini saja kan udah bertentangan dengan tujuan syariat,” kata Wakil Sekjen MUI, Badriyah Fayumi.

Hal itu menjadi landas alasan bahwa tayangan UFC bisa menimbulkan dampak buruk bagi anak-anak sehingga menetapkan fatwa haram bagi tontonan yang dianggap bermuatan kekerasan dan pornografi.

Pendapat MUI soal haramnya UFC ini pernah dibahas oleh juara dunia UFC Khabib Nurmagomedov.

Petinju beragama Islam itu mengatakan bahwa ia memiliki prinsip tersendiri ketika menjadi pelaku dalam olahraga UFC meski dirinya tak berani memutuskan soal halal dan haramnya.

“Memukul wajah orang memang diakui tidak baik dan saya 100 persen setuju dengan pernyataan itu. Tapi, bagaimana saya bisa bilang kalau hal itu halal? Itu bukan keputusan saya untuk menentukan apakah olahraga yang saya lakoni ini halal atau tidak,” kata Khabib dalam wawancaranya dikutip dari Sportskeeda pada 2012 silam.

Sebagai petarung, Khabib sering menahan dirinya untuk tidak melakukan penyerangan secara brutal karena tak ingin menimbulkan cedera parah pada lawannya.

“Saya memang tidak setuju dengan orang yang memukul wajah itu sebabnya saya lebih suka mencekik dan bergulat. Terkadang, ketika saya bisa saya lebih baik menahan diri meski mereka terus menyerang saya,” bebernya.

“Saya akan bilang pada mereka untuk berhenti dan bilang ‘hei kamu harus berhenti aku benar-benar tak ingin melukaimu. Dalam beberapa laga UFC, saya bisa mematahkan lengan mereka dan mereka tahu itu tapi aku memilih untuk tidak melakukannya,” pungkasnya.

 

Editor: Ahmad Jais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER