SHARE NOW

Ketua LSM GRPPH -RI Bambang Irawan, Minta Kepala DINAS PUPR Provinsi Riau, Tegur Kabid Bina Marga, Terkait Pembangunan Jembatan Jalan Bintang.

Ketua LSM GRPPH -RI Bambang Irawan, Minta Kepala DINAS PUPR Provinsi Riau, Tegur Kabid Bina Marga, Terkait Pembangunan Jembatan Jalan Bintang.

ROKAN HILIR | Masih dalam persoalan pembagunan jembatan yang saat ini masih berlangsung di jalan bintang, kepenghuluan bagan jawa, kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.

Dalam hal itu, di ketahui, bahwa jembatan tersebut merupakan salah satu penghubung antar lintas Sinaboi bagan siapi api, yang menjadi akses lalu lintas dalam berkendara. namun sayangnya, berdirinya bangunan itu menimbulkan persoalan yang janggal, yang mana sempat terpantau publik di temui di lokasi pengerjaan jembatan, sebuah alat pengaduk semen berukuran kecil ikut di libatkan dalam pengerjaan jembatan yang berinilai miliyaraan rupiah.

Sementara itu, guna kejelasan dari pihak terkait wartawan sempat melakukan konfirmasi kepada kabid Bina Marga Zulfahmi ST MT yang di kabarkan bahwa dirinya terlibat kuat dalam berlangsungnya pengerjaan jembatan yang bernilai miliyaraan rupiah itu,

Namun sayangnya, sikap yang diduga arogansi muncul dari Kabid Bina Marga saat di konfirmasi publik melalui wattsappnya di beberapa waktu lalu, tak hanya berkata yang tidak layak, kabid Bina Marga PUPR provinsi riau itu juga langsung memblokir nomor telpon wartawan yang saat ini sudah menjadi asumsi publik terkait persoalan serupa.

Untuk itu, Ketua LSM GRPPH -RI Bambang Irawan menyebut ” bahwa sikap yang di tampilkan oleh Kabid Bina Marga PUPR provinsi riau itu, agaknya berlebihan, seharusnya, sebagai pejabat publik, hendaknya harus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat, apa lagi terhadap konfirmasi publik ” sebut Bambang Irawan kepada wartawan Sabtu 5 agustus 2023.

Atas Dugaan perlakuan yang arogansi dari seorang Kabid Bina Marga Dinas PUPR provinsi riau, kita meminta kepada kepala dinas terkait agar bisa menegur Kabid yang bersangkutan guna menetralisir pandangan miring yang sudah barang tentu menjadi asumsi publik di beberapa waktu lalu hingga saat ini, belum lagi kita di ambang pertanyaan besar, di balik pengerjaan jembatan yang berinilai miliyaraan rupiah itu yang juga melibatkan molen berukuran kecil yang di gunakan sebagai salah satu alat untuk menyiapkan pembangunan tersebut “
Demikian penyampaian Bambang Irawan kepada wartawan

Reporter: Handoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER