SHARE NOW

Kembali Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Pekan Depan, BEM SI Klaim Bakal Libatkan 6.000 Orang

JAKARTA | TVNYABURUH.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bakal kembali turun ke jalan menolak kenaikan harga BBM pekan depan. Jumlah massa yang turun ditargetkan mencapai 6.000 orang. “Setelah aksi tanggal 8 kemarin, kami coba eskalasikan lagi untuk turun,” kata Koordinator Media BEM SI, Lutfhi Yufrizal lewat pesan teks, Sabtu, 10 September 2022.

Luthfi mengatakan BEM SI belum menentukan tanggal pasti untuk demonstrasi lanjutan ini. Dia mengatakan unjuk rasa kemungkinan akan dilaksanakan di antara tanggal 13 September sampai 15 September 2022.

Luthfi menuturkan demonstrasi tersebut akan digelar di sekitar kawasan Istana Negara, Jakarta. Tuntutan mereka masih sama, yaitu mendesak pemerintah menurunkan harga BBM.

Menurut dia, BEM SI juga masih berkomunikasi untuk mengajak elemen masyarakat untuk berunjuk rasa menolak kenaikan harga bensin. “Kami masih koordinasi,” kata dia.

Sebelumnya, BEM SI telah menggelar demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Kamis, 8 September 2022. Demonstrasi itu diawali dengan long march dari Monas diiringi dengan aksi teatrikal sejumlah mahasiswa mendorong motor sebagai bentuk kritik atas naiknya harga bensin.

Pemerintah mengumumkan menaikkan harga BBM pada Sabtu, 3 September lalu. Harga BBM bersusidi Pertalite naik dari Rp 7.650 menjadi Rp 10 ribu per liter, sementara harga Solar naik dari Rp 5.000 menjadi Rp 6.800 per liter.

Kenaikan juga terjadi pada BBM nonsubsidi Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter. Kenaikan harga Pertamax itu merupakan yang kedua kalinya dalam kurun waktu enam bulan terakhir setelah sebelumnya sempat naik dari Rp 9.500 menjadi Rp 12.500 per liter. Pemerintahan Presiden Jokowi mengalihkan subsidi BBM atau BLT.

#tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER