SHARE NOW

Gubernur Sumut Tolak Lockdown, Minta Masyarakatnya Jangan Latah

MEDAN| Tvnyaburuh.com – Suara-suara permintaan lockdown di Sumut membuat Gubernur Edy Rahmayadi gerah, dirinya menghimbau agar masyarakat jangan ikut latah mendesak agar dilakukan lockdown di daerahnya.

“Saya dari awal tidak ada membahas lockdown, jangan latah, tidak bisa seperti itu, jangan karena daerah lain lockdown maka kita juga harus ikut,” kata Edy Rahmayadi, kepada wartawan , Selasa (22/6/2021).

Edy Rahmayadi mengatakan, kalau lockdown disumut sangat berat untuk dilakukan mengingat banyak jalur-jalur tikus didaerahnya, tidak hanya itu dibutuhkan biaya mahal untuk melakukan hal tersebut. Hal ini kata dia pastinya berdampak pada perekonomian masyarakat secara luas.

“Sumatera Utara ini banyak pintu-pintu tikus, siapa yang bisa mengawasi, contoh dari tebing ke Medan di tutup, mereka bisa dari gunung, lagian biayanya sangat mahal sekali,” ungkapnya.

Mantan Pangkostrad ini juga menyampaikan, lockdown bisa saja dilakukan apabila penyebaran virus Copid 19 diwilayahnya benar benar sudah tidak bisa dikendalikan.

“Bahkan BOR (Bed Occhpancy Ratio) kita hanya 35%, itu artinya rumah sakit kita masih banyak yang bisa menampung pasien Copid,” tegas Edy.

Untuk itu lanjut Edy, hal yang dilakukan pihaknya dalam mengendalikan penyebaran Copid 19, adalah memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Karena itu, tambah Edy salah satu cara untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 adalah dengan benar-benar menjalankan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro sampai ketingkat desa/kelurahan.

“Maka kita himbau kedisiplinan warga kita, patuhi Prokes itu yang lebih penting saat ini,” pungkasnya.

#Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

NEWSTICKER