SHARE NOW

Gawat Kali ya! Diduga Sekolah SD IT Al Fajira Kutip Uang Perpisahan Hingga Total 200 Juta

Gawat Kali ya! Diduga Sekolah SD IT Al Fajira Kutip Uang Perpisahan Hingga Total 200 Juta.

 

 

 

 

 

DELI SERDANG | Gawat nih Pak Kadisdik!! walaupun surat edaran sudah keluar terkait dengan perpisahan namun kepala sekolah dalam satuan dinas pendidikan kabupaten Deli Serdang SD IT Al Fajira tetap kutip uang perpisahan sebesar Rp. 1.000.000, Kamis (06/06/2024).

Sekolah SD IT Al Fajira di Kecamatan Percut Sei Tuan ini sengaja melakukan perpisahan sekolah demi meraup untung besar dengan biaya perpisahan jalan jalan ke tempat wisata Airos sebesar Rp 1 JT, Menjadi pertanyaan apakah ada peran Koodinator Wilayah Pendidikan Kecamatan dalam ambil andil banyaknya perpisahan membebankan orang tua siswa seperti SD IT Al Fajira.

“Kami orang tua dikutip Rp 1 JT untuk perpisahan tingkat TK kelau SD juga tapi kalau kami liat sekolah lain gak ada perpisahan jalan jalan ke tempat wisata malah perpisahan di dalam sekolah, Ucap orang Tua siswa sebut saja Dewi

Terkait besarnya kutipan perpisahan dilakukan oleh kepala sekolah sejumlah orang tua siswa hanya bisa tersenyum sambil tarik nafas panjang seolah mengisyaratkan luar biasanya cara kepala sekolah dalam mencari uang demi untung besar dan memanfaatkan kondisi perpisahan sekolah.

“Luar biasalah bang Rp 1 JT ngasinya sebentar ini mau nutupin uang nya mau sampe berbulan bulan bisa makan gak makan dirumah demi perpisahan anak sekolah” , Keluh Dewi.

“Tadi orang tua siswa SD bilang juga besar kali biaya perpisahan anak kelas 6 SD sampe Rp 1 JT jadi ribut suami istri padahal katanya kalau disekolah aja dibuat acaranya paling ya makan bersama atau foto bersama pasti gak banyak kali biayanya” , Keluh Dewi menirukan perkataan orang tua siswa lain.

Diketahui berdasarkan surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Dinas mengimbau kepada seluruh satuan Pendidikan negeri dan swasta dalam pelaksanaan kegiatan perpisahan agar tetap dilakukan di lingkungan sekolah.

Hal tersebut juga sudah dituangkan dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Kadis Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Yudi Hilmawan tertanggal 13 Mei 2024.

Dari surat edaran nomor 800/3265.SKR/2024 ada tiga poin penting yang dicantumkan. Pertama tidak melakukan kegiatan perpisahan di luar lingkungan sekolah melainkan menggunakan fasilitas yang ada pada sekolah masing-masing. Kedua diminta kegiatan dilakukan secara sederhana. Kemudian ketiga tidak membebani siswa dengan pungutan biaya apapun.

Kepala sekolah ketika dikonfirmasi awak media terkait perpisahan yang tetap dilaksanakan walaupun surat edaran dikeluarkan dengan biaya begitu besar seperti tingkat SD 100 siswa dikali Rp 1 JT belum lagi tingkat TK dikali Rp 1 JT bisa mencapai Rp 200.000.000 Kepala sekolah arahkan untuk berjumpa disekolah.

Dengan adanya laporan dan aduan masyarakat dan orang tua siswa diminta sanksi tegas Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang buat kepala sekolah karena sudah berbohong kepada sejumlah orang tua siswa dan abaikan surat edaran Kepala dinas Pendidikan.”

 

Editor: Ahmad Jais

#Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER