SHARE NOW

Dua Presiden Buruh Said Iqbal dan Andi Gani Nena Wea Bebaskan Buruh yang Sempat Ditahan Polda Banten

BANTEN| Tvnyaburuh.com – Dua Presiden Buruh dari KSPSI,Andi Gani Nena Wea, dan KSPI, Said Iqbal beserta, serta didampingi Presiden FSPMI Riden Hatam Aziz dan jajaran akhirnya turun langsung  menemui Kepolisian Polda Banten guna membebaskan buruh Banten yang sempat ditahan di Polda Banten, Selasa 28 Desember 2021.
 
Mereka terlihat menjemput rekan rekan Buruh yang di tahan terkait aksi kawan kawan Buruh Banten yang menduduki kursi kantor Gubernur Banten dalam aksi menolak Upah Murah di Wilayah Banten beberapa waktu yang lalu.
 
Andi Gani dalam kesempatannya dihadapan wartawan menyampaikan pihaknya mewakili elemen buruh hari ini telah melakukan mengajukan penangguhan penahanan terhadap tiga orang buruh Banten untuk dapat kembali bersama keluarganya sekaligus memberikan motifasi semangat juang terhadap kaum buruh dengan tetap menjaga ketertiban dalam perjuangan kedepannya.
 
“Kami berharap perjuangan buruh Indonesia tetap terus dilakukan dengan menjujung tinggi perdamaian dalam setiap gerakannya, jangan kendur dan tetap kobarkan semangat perjuangan berjuang dengan damai dan tanpa kekerasan,” tegas Andi Gani.
 
Hal senada juga disampaikan Said Iqbal selaku Presiden KSPI, ia menyatakan jangan ada lagi buruh yang polos berjuang untuk upah dan kesejahteraannya tapi malah mendapatkan balasan jeruji besi.
 
“Seharusnya pejabat yang dipilih oleh rakyat termasuk kaum buruh justru peka terhadap penderitaan rakyatnya, bukan malah melakukan tindakan balas dendam hanya karena ada buruh yang protes terhadap kebijakan upah murah yang telah dikeluarkannya,” ucap Iqbal.
 
Iqbal juga menjamin pihaknya bersama elemen buruh Indonesia akan memberikan pendampingan hukum terhadap semua buruh yang berjuang untuk kesejahteraanya, seraya mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian Polda Banten yang telah mengabulkan penangguhan penahanan terhadap buruh yang sempat ditahan.
 
“Kita akan tetap memberikan pendampingan hukum kepada semua elemen buruh yang berjuang dan saya kira aksi kawan buruh Banten tidaklah melakukan anarkis atau pengerusakan kantor gubernur Banten, kita juga apresiasi Kapolda Banten dan jajarannya yang hari ini telah membebaskan buruh untuk kembali bertemu keluarganya, tetap kita akan berjuang dengan damai dan konstitusi, semangat,” pungkas Iqbal.
 
#Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER