SHARE NOW

Disambangi Puluhan Buruh Kemfood, Manajemen PT Sentra Food “Kabur” Dengan Alasan WFH?

JAKARTA| TVnyaburuh.com –Puluhan buruh Kamiparho bersama solidaritas buruh Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) perwakilan Korwil DKI Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan SCBD Jl. Jend. Sudirman, Jakarta.

Aksi ditujukan kepada PT Sentra Food, induk usaha PT Kemang Food Industries atau PT Kemfood.

Dalam aksi, pihak kepolisian sempat memfasilitasi buruh untuk bertemu dengan Manajemen Sentra Food. Namun pihak pengelola gedung mengatakan bahwa kantor Sentra Food di Equity Tower, SCBD sudah lama kosong alias sudah 30 hari Work From Home (WFH).

”Sudah sebulan katanya mereka WFH (Work from home).. ya tapi kan faktanya minggu lalu tiga orang pengurus (PK FSB Kamiparho) masih berunding di dalam (Kantor Sentra Food) dengan Direktur. Ya kan artinya mereka bilang WFH itu bohong,” terang Alson Naibaho, Ketua DPC FSB Kamiparho DKI Jakarta saat ditemui Kantor Berita Buruh usai bertemu pihak pengelola Gedung, Selasa (21/9/2021) dikutip dari kantorberitaburuh.com.

”Mereka membohongi Kepolisian, Wakapolsek disana, bahwa Wakapolsek nge-cek ke dalam untuk menjembatani supaya ada perundingan dengan serikat. Ternyata kantor (Sentra Food) kosong dan katanya sudah WFH satu bulan. Nah lima hari lalu ketika kita sampaikan surat pemberitahuan aksi, mereka masih menerima kok,” tandasnya.

Alson menegaskan, surat diterima langsung oleh petugas Sentra Food. Bukan cuma itu, tanggal 10 September 2021 lalu, 3 orang perwakilan PK FSB Kamiparho diundang untuk melakukan perundingan di Kantor Sentra Food.

“Saat itu, Anggi, Rizki dan Ludiman masih berunding dengan Pak Nugroho di kantor Sentra Food di lantai 29.” terangnya.

“Jadi bagaimana mungkin kalau dibilang sudah satu bulan WFH itu gak mungkin. Mereka membohongi semua orang,” tandasnya.

Alson menegaskan, dengan kejadian itu artinya mereka (Sentra Food dan Kemfood) tidak punya itikad baik untuk menyelesaikan persoalan buruh PT Kemfood selaku anak usaha Sentra Food.

“Tadi kami sampaikan ke Pengelola Gedung untuk menyampaikan apa yang menjadi persoalan hari ini, karena kami akan terus hadir disini. Terganggu nanti pengelola gedung atau Tenant-tenant (Penyewa) lain hanya karena akibat ketidakprofesionalan dari Pengusaha Sentra Food ini,” pungkasnya.

Perundingan di Sentra Food

Diketahui, sebelumnya, Ludiman, Ketua PK FSB Kamiparho PT Kemfood mengatakan, hasil perundingan dengan manajemen PT Kemfood yang dilakukan di Kantor Pusat Sentra Food, gagal menemui kesepakatan. Perundingan tak membuahkan hasil.

“Setelah aksi di tanggal 9, kita (buruh dan Manajemen) sepakat untuk melakukan perundingan di tanggal 10. Karena itu dengan niat baik dan itikad baik dari kami, aksi di tanggal 10 kita pending atau kita hentikan,” urainya saat dikonfirmasi, Senin (13/9/2021).

Menurutnya, dari pihak PT Kemfood diwakili oleh Agustus Sani Nugroho (Direktur Utama), Erick Trinanda (Direktur Operasional), Meitry HRD, Prayit (GM Manager) dan Karin (Tim Legal) PT Kemfood. Sementara dari Serikat Buruh, diwakili Ludiman (Ketua PK), Anggi (Sekretaris) dan Rizki Suzi.

“(Tapi) Tidak ada kesepakatan,” tegas Ludiman. 

Atas hal tersebut para buruh pun kembali melanjutkan aksi ke enam di PT Kemfood dan aksi ketujuh digelar di PT Sentra Food.

#Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER