SHARE NOW

Diduga Simpang Siur Kebenaran Izin PKS di Kepenghuluan Mukti Jaya di Pertanyakan.

ROKAN HILIR | TVNYABURUH.COM — Terkait dengan awal berdirinya pembangunan Sebuah pabrik kelapa Sawit yang berdiri di kepenghuluan mukti jaya kecamatan rimba Melintang, kabupaten rokan hilir Provinsi Riau.

Dalam hal itu, adanya Dugaan bahwa pihak perusahaan tidak memiliki Izin dari pemkab rokan hilir terkait dengan berdirinya perusahaan tersebut.

Sementara itu informasi menyebutkan bahwa awal mula perusahaan tersebut berdiri, Sekitar tahun 2016 lalu, yang mana, pihak perusahaan sudah mulai melakukan pembangunan maupun sejenisnya Di area tersebut.

Menanggapi hal itu, reporter TVburuh mendatangi lokasi pembangunan PKS sabtu siang guna mendapatkan kejelasan terkait informasi tersebut.

Alhasil Jika melihat Di lokasi bangunan, tidak di temukan adanya papan plank yang menjelaskan bahwa perusahaan tersebut sudah memiliki Izin.

Tak sampai di situ, guna kejelasan terkait dengan IMB yang Seharusnya sudah terpasang Di lokasi pembangunan, reporter TVburuh juga mendatangi Penghulu Mukti jaya Di rumah kediamannya sabtu siang 30 Oktober 2022.

Dalam hal itu, Yuhono yang Saat Ini menjabat sebagai penghulu Di kepenghuluan mukti jaya menyebutkan, bahwa berdirinya pembangunan perusahaan tersebut tentunya sudah memiliki Izin dari pemkab rokan hilir, hal yang terbilang mustahil jika Di lihat dari megahnya pembangunan tersebut di tuding tidak miliki Izin.

Demikian penjelasan singkat dari penghulu mukti jaya yang juga merangkap Sebagai humas Di persuhaan tersebut, saat di wawancarai di rumah kediamannya terkait hal yang sama.

Sementara itu, ketua DPD Topan Ri kabupaten rokan hilir Provinsi Riau, Yusaf Hari Purnomo Aji beranggapan bahwa adanya Dugaan kejanggalan terhadap berdirinya pembangunan PKS tersebut, hal itu di karenakan, menurut pandangan Yusaf hari purnomo Aji pihak PKS sejak Di mulai pembangunan pks tersebut, tidak di temukan adanya papan plank terkait dengan Izin pembangunan (IMB). Demikian tanggapan dari Ketua LSM DPD Topan RI saat berjumpa wartawan.

Laporan: Handoko Afriyadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER