SHARE NOW

BPJS Ketenagakerjaan Diminta Pertunjukan Skema Perlindungan Penumpang Ojol

JAKARTA | TVNYABURUH.COM — Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Suharto mengatakan, Kemenhub masih memuat terkait status pengemudi berani (ojek online/ojol) apakah termasuk transportasi umum atau tidaknya.

Karena dengan status tersebut akan merembet lagi masalah perlindungan penumpang yang menggunakan jasa ojol. Maka dari itu, Kemenhub berharap BPJS Ketenagakerjaan mempertimbangkan juga skema perlindungan untuk para penumpangnya.

“Memang saat ini masih ada perdebatan (belum pasti) terkait dengan adanya driver ojol ini. Saya enggak tahu nanti mungkin jadi pertimbangan dari Driver atau mungkin dari teman-teman di BPJS Ketenagakerjaan, apakah ini yang di cover hanya drivernya atau termasuk penumpangnya,” katanya di Jakarta , Rabu (5/10/2022).

“Ini masih menjadi diskusi, ya mungkin enggak saat ini. Karena saat ini di luar sana, ini masih bisa diperdebatkan, apakah ojol ini masuk kategori angkutan umum. Pasti kalau bicara regulasi masih panjang,” katanya.

Karena kalau bicara regulasi, lanjut dia, tentunya bukan menjadi bagian dari angkutan umum. Maka Kementerian Perhubungan mendiskresinya. “Bahwa ini menyangkut banyak orang dan perlu ada perlindungan dan kepastian, keselamatan, dan keamanan,” kata Suharto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER